Dekonstruksi Definisi Orang Asli Papua
Dekonstruksi Definisi Orang Asli Papua

Dekonstruksi Definisi Orang Asli Papua – Manusia pada prinsipnya merupakan sociale animale (makhluk sosial) manusia sejak dahulu kala hidup secara berkelompok. Artinya sejak kehadirannya di dunia manusia ada dalam tatanan sebuah lembaga yang mengatur kehidupan pribadinya sebagai manusia. Sehingga itulah yang membuat manusia dianggap sebagai homo humanikus. Homo Humanikus artinya sebagai makhluk sosial, manusia telah secara alami memiliki rasa kebersamaan. Manusia itu mampu menjaga keseimbangan antara sesama manusia dalam berbagai keterikatan. Misalnya keterikatan garis keturunan, sistem kekerabatan, pola perkawinan, struktur bahasa, dan lain sebagainya.

Sedangkan adat, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ke empat adalah aturan (perbuatan) yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala. Adat itu cara kebiasaan yang merupakan wujud dari kebudayaan yang terdiri atas nilai–nilai budaya, norma hukum, dan aturan yang satu dengan lainnya berkaitan menjadi satu sistem dan di patuhi sebagai kebiasaan atau tradisi. Adat bersifat pribadi artinya suatu adat masyarakat tertentu hanya bisa di pahami dengan mendekatkan diri pada nilai–nilai budaya yang ada dalam masyarakat pemilik adat tersebut.

Baca Juga: Kopi Papua yang Kaya Rasa

Pengertian dan Ciri-Ciri Masyarakat Hukum Adat

Masyarakat Hukum Adat adalah kesatuan–kesatuan masyarakat yang mempunyai kelengkapan–kelengkapan untuk sanggup berdiri sendiri. Mereka juga mempunyai kesatuan hukum, kesatuan penguasa dan kesatuan lingkungan hidup berdasarkan hak bersama atas tanah dan air bagi semua anggotanya. Ciri–ciri masyarakat hukum adat adalah:

  1. mempunyai kesatuan manusia yang teratur,
  2. menetap di suatu daerah tertentu atau memiliki kesatuan wilayah, mempunyai penguasa atau kesatuan penguasa (yang jelas),
  3. mempunyai kesatuan kekayaan baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, dan mempunyai kesatuan hukum.

Definisi orang asli Papua secara historis muncul dari pengalaman memory passionist akan masa–masa diwaktu lalu yang penuh tantangan dan pergulatan untuk menunjukan jati diri, sehingga dasar ini yang menjadi konsensus bersama seluruh pemangku kepentingan di tanah Papua untuk mengidentifikasikan masyarakat adat Papua sebagai orang asli Papua, dan terakomodir secara legal dalam sebuah perundang-undangan yang konstitusional yaitu UU Otsus Papua. Orang Asli Papua menurut UU Otsus Papua adalah orang yang berasal dari rumpun ras Melanesia. Ras Melanesia terdiri dari suku–suku asli di Papua. Orang Asli Papua juga orang yang diterima dan diakui sebagai orang asli Papua oleh masyarakat (hukum) adat Papua.