Demo Besar 8 Maret di Jayapura, Kapolresta Jayapura Akan Tindak Tegas
beritapapua.id - Kapolresta Jayapura Kombes Pol Gustav R Urbinas. (Dok. Humas Polri)

Ada isu seruan aksi demo solidaritas mahasiswa bersama rakyat Papua yang beredar akan berlangsung Selasa (8/3/2022). Dalam isu yang beredar, sekelompok orang akan turun ke jalan (long march) ke Kantor DPRD Provinsi Papua dan melumpuhkan Kota Jayapura.

Merespons hal tersebut, Kapolresta Jayapura Kombes Pol Gustav R Urbinas memastikan aksi demo tersebut tidak mempunyai izin.

Ia menjelaskan bahwa akan memberikan tindakan tegas jika memang adanya aksi demonstrasi pada, Selasa (08/03/22) nanti.

“Kami akan lakukan tindakan tegas apabila aksi pada hari Selasa tanggal 8 Maret mendatang tetap berlangsung dengan cara turun jalan atau Long March. Sebab dapat mengganggu ketertiban umum dan juga saat ini masih situasi pandemi Covid-19,” ujarnya, Minggu (6/3/2022).

Menurutnya, selama masa pandemi aksi demo yang melibatkan banyak orang tidak untuk diizinkan sesuai dengan Instruksi Wali Kota Jayapura Nomor 2 Tahun 2022 tentang peningkatan langkah pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Ia menjelaskan jika bahwa pihaknya akan mensiagakan ratusan porsonel aparat gabungan TNI-Porli untuk menindak tegas apabila ada pihak yang memaksa adanya aksi tersebut.

“Apabila aksi tersebut tetap dipaksakan untuk dilakukan, kami telah menyiagakan ratusan personel aparat gabungan TNI-Polri untuk melakukan tindakan tegas,” katanya.

Dia mengatakan, selama masa aksi demo hanya bisa terlaksana secara audiens dan peserta terbatas. Bukan dengan cara turun jalan atau long march yang melibatkan banyak orang.

Tidak Mudah Terprovokasi

Kapolresta mengimbau kepada masyarakat Kota Jayapura dan sekitarnya tidak usah ikut terprovokasi dengan aksi seruan tersebut. Hal ini ia ungkapkan demi menjaga kota tercinta tetap aman kondusif.

“Masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa karena aparat Kepolisian maupun TNI akan menjamin keamanan Kota Jayapura,” ujar Kapolresta.

Baca Juga: TNI/Polri Menggelar Rapat Terkait Evakuasi 8 Karyawan PT PTT

Dia menambahkan, terkait beredarnya isu yang beredar di media sosial adanya kelompok yang akan melumpuhkan Kota Jayapura masih dalam penyelidikan. Pihaknya telah melakukan langkah-langkah antisipasi.

“Masyarakat tetap tenang, tidak usah panik dan apabila masyarakat mendapat informasi sekecil apa pun untuk dilaporkan ke polisi sehingga dapat dilakukan tindakan terukur,” ujar Kapolresta.