Derita Rakyat Akibat Pandemi Covid-19
beritapapua.id - Derita Rakyat Akibat Pandemi Covid-19 - Pikiran Rakyat

Derita Rakyat Akibat Pandemi Covid-19 – Tahun 2020 menjadi tahun yang cukup sulit, tak hanya bagi Indonesia tetapi juga untuk negara lain di dunia. Bagaimana tidak, harapan adanya perbaikan ekonomi di tahun ini pasca kesepakatan perdagangan fase satu antara Amerika Serikat (AS) dengan China yang menghentikan sementara perang dagang antara kedua negara seolah tenggelam dan muncul berbagai ketidakpastian baru akibat munculnya wabah virus corona.

Derita Rakyat Akibat Pandemi Covid-19 semakin terasa, terutama untuk mereka yang berpenghasilan kecil. Saat ini kondisi mereka semakin menderita dan kesulitan untuk memenuhi isi perut keluarganya. Pemerintah diminta untuk segera mencairkan dan memberikan berbagai bantuan seperti kebutuhan pokok dan keringanan lainnya.

Semakin banyaknya jumlah orang yang terinfeksi virus corona membuat pemerintah menerapkan berbagai himbauan untuk menjaga jarak antara masyarakat alias social distancing. Mulai dari imbauan bekerja di rumah bagi pekerja dan karyawan yang memungkinkan, meliburkan sekolah hingga membatasi kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Baca Juga: Penyebar Video Porno Syahrini Terancam Masuk Penjara

Pembagian Sembako di DKI Tidak Merata

Pimpinan DPRD DKI Jakarta menerima laporan dari masyarakat, soal tidak meratanya bantuan sosial (bansos) dari pemerintah daerah kepada warganya. Berdasarkan laporan yang dia terima, banyak warga yang dianggap membutuhkan bansos tersebut justru tidak menerimanya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya menjanjikan 1,3 juta paket sembako untuk warga DKI terdampak Corona. Per paket berisi 5kg beras, dua kaleng sarden, 1 kaleng biskuit, dua sabun mandi dan 2 masker.

Pemprov DKI terus memperkaya data penerima bantuan sosial selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Menurut Anies Baswedan, pemberian bantuan sosial pada masa pandemik Covid-19 sangat berbeda dengan situasi biasanya.

“Kita harus perluas jangkauan, bukan hanya mereka yang biasanya tercatat sebagai masyarakat miskin karena kondisi perekonomian, tetapi juga keluarga lain yang 2-3 bulan lalu tidak ada masalah ekonomi, hari ini merekapun masuk (kategori) miskin,” ujar Anies

Presiden Joko Widodo meminta Kapolri Jenderal pol Idham Azis mengawal pembagian bantuan sosial kepada warga di Jakarta. Bantuan tersebut diberikan untuk warga yang terdampak virus corona Covid-19. Karena ingin memastikan warga yang tak memiliki KTP DKI Jakarta juga mendapatkan bantuan sosial. Untuk itu Kapolri diminta mengerahkan jajarannya untuk memastikan bansos tersalur secara merata kepada seluruh warga DKI yang membutuhkan.