Dinas ke Wilayah Terjangkit Covid-19, Bupati Kasihiw Dinyatakan Sehat
beritapapua.id - Dinas ke Wilayah Terjangkit Covid-19, Bupati Kasihiw Dinyatakan Sehat - jatimexplore.net

Jumlah persebaran wilayah kasus penularan Covid-19 terus bertambah. Data terbaru menunjukkan sudah ada pasien positif  Covid-19 di Papua dan Papua Barat. Pemerintah dan warga setempat perlu segera mengantisipasi agar wabah tidak semakin meluas.

Bupati Teluk Bintuni, Papua Barat, Petrus Kasihiw kembali mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup bersih selama masa perang melawan Covid-19. Ajakan itu disebarluaskan lengkap dengan infografis oleh Humas Pemda Teluk Bintuni.

Di dalam infografis itu, bupati memberikan contoh cara mencuci tangan dengan menggunakan sabun yang baik dan benar. Hal itu dilakukan untuk meminimalkan paparan terhadap virus Covid-19.

Baca Juga: Penutupan Akses Udara dan Laut Sementara di Papua

Pemeriksaan Kesehatan Dilaksanakan Petrus Kasihiw

Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw juga memeriksakan kondisi kesehatannya setelah melakukan perjalanan dinas beberapa hari di daerah yang dinyatakan oleh Pemerintah Indonesia terjangkit Virus Covid-19.

Pemkab Teluk Bintuni terus melakukan upaya untuk meminimalkan potensi penyebaran Covid-19 dengan mendatangkan alat kesehatan yang dibutuhkan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Pemeriksaan dan screening yang dilakukan di semua akses masuk Teluk Bintuni terus digiatkan oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan dinas-dinas terkait.

Tindakan yang sangat bijak yang dilakukan oleh Bupati Teluk Bintuni dan sesuai aturan apa yang di anjurkan oleh Tim Satgas Covid 19 Bintuni. Bahwa siapa saja yang masuk Bintuni melalui darat, udara dan laut, maka harus segera di periksakan kondisi kesehatannya. Dicek suhu badannya serta mempertanyakan riwayat perjalanannya.

Tepatnya diposko Darat Tim Satgas Covid 19, Jalan Trans Manokwari – Bintuni SP3 Distrik Manimeri, Sabtu (28/03/2020), Petugas Satgas Covid 19 menskreaning Bupati Teluk Bintuni.

Langkah awal prosedur pemeriksaan Bupati dianjurkan mencuci tangan dengan cairan Hand Sanitaizer dan dilanjutkan pemeriksaan suhu badan, serta mempertanyakan riwayat perjalanan.

Dengan angka suhu badan 37,5°C, Tim Satgas menyatakan Bupati Teluk Bintuni tidak dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP). Beliau juga tidak dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Pernyataan yang sama disampaikan oleh dr. Eka Suradji bahwa hasil pemeriksaan suhu badan dan gejala–gejala diangka normal dan kondisi kesehatan Bupati sehat