Dinas Pendidikan Papua Mempertahankan Bahasa Ibu
Beritapapua.id - Dinas Pendidikan Papua Mempertahankan Bahasa Ibu - Kabar Papua

Dinas Pendidikan Papua Mempertahankan Bahasa Ibu –┬áDinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAP) Provinsi Papua meminta bahasa ibu dipertahankan melalui keberadaan rumah-rumah baca yang didirikan secara mandiri oleh masyarakat. Sebab bahasa ibu juga merupakan salah satu bahasa harus dipelajari dan dilestarikan oleh para generasi muda Papua.

Melansir dari Antara, Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait, Senin (28/09/2020), mengatakan salah satu makna dari hadirnya otonomi khusus adalah untuk mempertahankan keberadaan bahasa ibu atau bahasa daerah. Menurut Christian, bahasa ibu harus terus diajarkan agar tidak punah dan tetap dikenal oleh generasi selanjutnya. Sebab bahasa ini merupakan salah satu pengenal adat dan budaya Papua. Lebih lanjut Ia juga menerangkan terkait bahasa ibu sebagai kearifan lokal ini menjadi salah satu identitas orang Papua.

“Jadi selain Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, bahasa ibu juga merupakan salah satu bahasa yang harus dipelajari oleh generasi muda Papua. Di beberapa tempat, kami sudah bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang membuat buku bacaan dengan menggunakan bahasa ibu.” Jelas Christian.

Baca Juga: Makna Burung Surga dari Tanah Arfak, Papua Barat

Kegiatan Penyerahan Buku Ke Rumah Baca

Dinas Pendidikan Papua Mempertahankan Bahasa Ibu
Beritapapua.id – Dinas Pendidikan Papua Mempertahankan Bahasa Ibu – Penanegeri

Guna mendukung pelestarian Bahasa Ibu bagi generasi muda Papua, DPPAD Papua mewujudkannya dengan kegiatan penyerahan bantuan buku-buku bacaan kepada Rumah Baca Kampung Yoboi. Hal ini dipimpin langsung oleh Kepala DPPAD Provinsi Papua, Christian Sohilait. Yang melakukan penyerahan langsung kepada Penanggung Jawab Hanni Felle selaku Rumah Baca Kampung Yoboi.

Rumah baca kampong Yoboi ini telah berdiri sejak April 2018 lalu. Dengan ketersediaan sejumlah buku bacaan dan juga buku pendidikan. Selain itu juga ada sejumlah fasilitator dari kampung ini yang ikut terlibat dalam mendampingi anak-anak ketika belajar. Di rumah baca ini, terdapat puluhan anak yang dididik untuk bisa menulis dan membaca. Baik anak-anak yang masih PAUD, maupun SD bahkan SMP.

Hanni Felle yang juga menjadi pendamping bagi anak-anak Kampung Yoboi mengatakan pihaknya juga mengajarkan bahasa ibu kepada anak-anak yang datang ke tempatnya. Agar anak-anak dapat mengenal dengan baik identitasnya melalui bahasa ibu.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua menyerahkan bantuan. Yakni berupa masker, buku bacaan, mainan edukasi, laptop, TV dan radio bagi PAUD serta SD YPK Ifar Babrongko Kampung Yoboi, Kabupaten Jayapura.