Dominggus Mandacan Lepas Kepulangan Pengungsi Asal Moskona Barat
beritapapua.id - pelepasan pengungsi di Teluk Bintuni. (foto : antara)

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, melepas kepulangan 212 warga Distrik Moskona Barat dari lokasi pengungsian di Kabupaten Teluk Bintuni. Mereka sebelumnya mengamankan diri karena ada teror penembakan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Selain itu Dominggus Mandacan juga menyerahkan bahan makanan sebagai bekal para pengungsi dalam perjalanan kembali ke daerah asal. Dia berharap, masyarkat nantinya dapat beraktivitas normal kembali.

Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni memfasilitasi 10 Unit Mobil dobel gardan yang siap mengantar kepulangan para pengungsi untuk kembali ke Moskona Barat.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir juga Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dan Kapolda Irjen Pol Tornagogo Sihombing.

Secara simbolis rombongan pengungsi pun akhirnya dilepas oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan di Lapangan GSG, Kota Bintuni, Senin (02/08/2021).

Selain itu Dominggus Mandacan juga menyerahkan bahan makanan sebagai bekal para pengungsi dalam perjalanan kembali ke daerah asal. Dia berharap, masyarkat nantinya dapat beraktivitas normal kembali.

Mobilisasi pengungsi dari Bintuni ke Moskona Barat menggunakan jalur darat, dengan memakai Kaos berwarna merah putih bertuliskan Tanah Airku Indonesia dan memasang bendera merah putih di masing-masing kendaraan.

Salah satu perwakilan masyarakat Distrik Moskona Barat, Yulianus Orocomna mengucapkan terima kasih kepada Pemprov yang telah memberikan bantuan sembako serta memfasilitasi warga Moskona barat selama mengungsi.

“Saya masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Gubernur yang sudah memberikan bantuan berupa sembako,” ucapnya.

Masyarakat Terpencar Kesejumlah Tempat

Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw dalam sambutannya mengatakan, pasca insiden teror orang tidak dikenal (OTK), masyarakat terpencar mengungsi kesejumlah tempat. Salah satunya adalah ke Kota Bintuni, Kampung – Kampung dan juga distrik tetangga.

“Saya berharap kepada warga masyarakat Distrik Moskona Barat, kita kembali, pemerintah tetap menjamin keamanan di atas (wilayah Distrik Moskona Barat),” Kata Bupati.

Baca Juga : Tim Renang Papua Lakukan Pemusatan Latihan di Venue Akuatik PON XX

Bupati mengungkapkan kejadian yang telah terjadi jangan sampai terulang kembali. Semua masyarakat bersaudara meskipun menempati wilayah yang secara administrasi berbeda, ada yang di Kabupaten Maybrat, Sorong Selatan, Pegunungan Arfak, dan kabupaten lain yang berbatasan langsung dengan Bintuni.

Usai mendapat arahan dan sudah terjamin keamanannya ratusan warga Distrik Moskona Barat, bertolak dari Bintuni Senin siang.

Ratusan warga Distrik Moskona Barat mengungsi sudah lebih dari dua pekan, setelah penembakan oleh OTK sejak 18 Juli lalu. Ratusan warga itu tersebar pergi untuk menggungsi ke beberapa tempat. Khusus di Kota Bintuni Pemda telah memfasilitasi pemulangan, sebelumnya pada 26 Juli sekitar 69 jiwa telah lebih awal dipulangkan.