DPRD Kota Jayapura Mengimbau Warga Tetap Menerapkan 3M
DPRD Kota Jayapura Mengimbau Warga Tetap Menerapkan 3M

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengimbau warga agar tetap menerapkan 3M karena masih pandemi Covid-19. Dengan menerapkan 3M seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir itu akan bisa mengurangi penyebaran covid-19.

“Menerapkan 3M adalah kunci untuk mempercepat dalam memutus penyebaran Covid,” ujar Rollo di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (6/3/2021).

Menurut Rollo, penerapan 3M saat masa pandemi sangat penting untuk melakukannya terutama saat beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari paparan Covid-19.

“Arahan pemerintah harus dijalankan oleh setiap warga. Itu saja (3M) bisa memutus penyebaran Covid. Ini semua demi kebaikan kita semua supaya kita kembali hidup normal,” ujar Rollo.

Selain menerapkan 3M, Rollo juga mengatakan bahwa untuk mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat, warga harus menghindari kegiatan yang melibatkan orang banyak seperti acara pernikahan, dan kumpul-kumpul.

“Kalaupun hadir, harus jaga jarak. Waktu bertemu juga jangan terlalu lama supaya tidak terpapar Covid. Kalau ada acara keluarga silakan tetapi tetap menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Rollo.

Ketua DPRD Jayapura : Kurangnya Ketaatan Warga Dalam Hal Penerapan 3M

Menurut Rollo, ketaatan warga dalam menerapan 3M masih kurang terutama saat berada di luar rumah sehingga masih ada warga masih terpapar Covid-19.

Baca Juga : Pemkab Nabire Berikan Penghargaan Kepada Pengusaha

“Sosialisasi dan edukasi terus dilakukan. Saya berharap warga memiliki kesadaran untuk bersama-sama melawan Covid. Tanpa adanya kesadaran dari masyarakat, sangat susah untuk memutus penyebaran Covid ini,” ujar Rollo.

Sebelumnya, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan dalam memutus penyebaran Covid-19 merupakan tanggung jawab semua pihak.

“Mari bersama-sama melawan Covid ini dengan menerapkan 3M sehingga secara bertahap bisa menurunkan angka penyebaran Covid,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano juga menambahkan, tanpa kesadaran masyarakat terutama dalam menerapkan protokol kesehatan, maka sangat mustahil dapat memutus penyebaran Covid-19.

“Kalau tanpa kesadaran dan kepatuhan semua warga, kapan kita bisa keluar dari Covid ini. Mari bersama-sama kita bertekad, kita ingin kehidupan seperti dulu, ada sekolah tatap muka, aktivitas tidak dibatasi, aktivitas di rumah ibadah tanpa jaga jarak lagi,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano juga menambahkan, tanpa kesadaran masyarakat terutama dalam menerapkan protokol kesehatan, maka sangat mustahil dapat memutus penyebaran Covid-19.

“Kalau tanpa kesadaran dan kepatuhan semua warga, kapan kita bisa keluar dari Covid ini. Mari bersama-sama kita bertekad, kita ingin kehidupan seperti dulu, ada sekolah tatap muka, aktivitas tidak dibatasi, aktivitas di rumah ibadah tanpa jaga jarak lagi,” ujar Tomi Mano.