Dua Anggota TPNPB-OPM Menyerahkan Diri di Kaimana
beritapapua.id - Dua anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyerahkan diri kepada TNI AD di Markas Koramil 1804-07/Kambrauw, Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Sabtu (2/4). (Foto: Antara)

Dua anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-Organisasi Papua Merdeka (OPM)-(TPNPB-OPM) tanpa paksaan menyerahkan diri kepada TNI. Kedua orang tersebut adalah Natalis Watora (25) dan Engel Feneteruma (31).

Mereka berdua menyerahkan diri di Makoramil 1804-07/Kambrauw, Kampung Sunua, Distrik Kambrauw, Kaimana, Papua Barat, Kamis 31 Maret 2022.

Alasan keduanya menyerahkan diri adalah terkait rasa bosan yang mereka rasakan selama berada di hutan.

Terkait hal itu, Kapendam XVIII/Kasuari, Letkol Arm. Hendra Pesireron mengkonfirmasi memang benar ada dua anggota TPNPB-OPM yang merahkan diri.

Ia mengatakan proses penyerahan diri juga berjalan dengan baik. Dalam proses penyerahan diri itu didampingin oleh Kepala Distrik Kambrauw, Barent Tumanat, yang diterima oleh Danramil 1804-07/Kambrauw, Kapten Inf. Frans Aboda.

Pada saat menyerahkan diri, keduanya juga menyerahkan barang bukti berupa 2 mata panah, 2 buah peluru senapan angin kaliber 3 MM, dan barang-barang bukti lainnya.

“Kedua orang tersebut merupakan anggota TPNPB-OPM Kodap XII Kaimana-Kuri yang berasal dari Kampung Rauna,” kata Kapendam XVIII/Kasuari itu.

Kapendam menyebut keduanya dapat menyerahkan diri berawal dari kedua pelaku yang melarikan diri dari kelompok Jonair Waga bersama anggota lainnya. Saat itu kelompok Jonair Waga memang tengah ingin melakukan aksi di pertigaan masuk TPU kurang lebih 200 meter sebelah barat Yonif 764/IB.

Namun karena keduanya merasa takut melakukan aksi tersebut, akhirnya mereka memutuskan untuk kabur. Setelah itu keduanya akhirnya berhasil kabur dan ingin kembali ke Kampung Rauna dengan berjalan kaki.

Akhirnya keduanya sampai di Kampung Tanggaromi dan tiba di salah satu rumah warga, kemudia mereka memutuskan bertemu dengan Barent Tumanat. Keduanya pun akhirnya menyerahkan diri ke Koramil 1804-07/Kambrauw dengan di antar oleh Barent Tumanat.

Selanjutnya Kodim 1804/Kaimana mengambil keterangan dari mereka sesaat keduanya melakukan penyerahan diri.

Setia Kepada Negara Indonesia

Pada kesempatan tersebut keduanya membuat surat pernyataan untuk kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan tunduk kepada hukum yang berlaku di Indonesia.

Sementara itu, Natalis memberikan ajakan kepada warga Kampung Rauna yang lain, agar tidak terpengaruh dengan ajakan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, khususnya warga luar Kaimana untuk berbuat anarkis dan kriminal.

Baca Juga: Tenaga Kesehatan di Kabupaten Yalimo Menjadi Korban Keberutalan KKB

Ia juga menghimbau kepada teman-teman yang masih berada di Kampung Rauna, agar segera melaporkan kepada bapak kepala Distrik Kambrauw atau Danramil Kambrauw.

“Aparat keamanan Kabupaten Kaimana telah memperlakukan kami dengan baik,” tutur Natalis.

Sekedar informasi, aparat keamanan telah menyerahkan keduanya kepada kepala Distrik Kambrauw dan Danramil Kambrauw untuk dipulangkan ke keluarga mereka.