Efi Paulin Numberi
Efi Paulin Numberi, Perempuan Papua Pertama yang Pimpin Kejaksaan

Efi Paulin Numberi mencetak sejarah baru bagi masyarakat Papua. Pada tanggal 8 Maret 2021, perempuan asal Serui ini resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Biak Numfor.

“Puji syukur atas berkat Tuhan lewat jabatan tersebut. Ini merupakan kepercayaan pimpinan kami Jaksa Agung, sehingga wajib melaksanakannya dengan sebaik-baiknya,” ungkap Efi Paulin Numberi, mengutip Jubi.

Sebelumnya, Efi Paulin Numberi menjabat sebagai Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Papua. Kemudian, beliau mendapat promosi menjadi Koordinator Kejati Papua Barat sebelum menjabat sebagai Kajari Biak.

“Saya bersama jajaran Kejaksaan Negeri Biak Numfor, saya pasti bekerja dengan profesional dalam pelayanan masyarakat. Serta pencegahan dan pengawasan seluruh perkara pidana dan perdata pada Kabupaten Biak Numfor,” imbuhnya.

Efi Paulin Numberi

Baca juga: Gubernur Minta Pelaksanaan PON Papua Ditunda Sampai Tahun 2022

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, Nikolaus Kondomo, mengaku bangga. Ia menilai Efi Paulin Numberi adalah sosok yang berpengalaman dan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Kondomo sekaligus menjadi orang yang melantik Efi Paulin Numberi pada hari itu.

“Selamat buat para pejabat yang dilantik hari ini. Ibu Efi Paulin Numberi sebelumnya menjabat Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Papua. Kemudian, dipromosikan menjabat Koordinator Kejati Papua Barat dan dipromosi lagi menjadi Kajari Biak Numfor. Ini salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada putra-putri daerah. Kita bangga karena dia memiliki kemampuan,” kata Kondomo, mengutip Jubi, (09/03/2021).

Selain Efi Paulin Numberi, ada 1 orang orang asli Papua (OAP) yang menjabat posisi penting. Selain Efi Paulin Numberi, adalah Abdi Reza Fachlewi Junus yang menduduki Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komiring Ilir.

Kondomo menyebut pelantikan pejabat ini adalah bentuk penyegaran dalam internal maupun eksternal kejaksaan. Ia berharap, mereka dapat beradaptasi serta mengemban tugasnya secara profesional dan berintegritas.

“Hari ini, saya telah melantik beberapa pejabat di Kejaksaan Tinggi Papua maupun Kepala Kejaksaan Negeri. Kita harapkan mereka dapat melaksanakan tugas secara profesional,” ujarnya.

Majelis Rakyat Papua Apresiasi Pelantikan Tersebut

Baca juga: Apakah Perbedaan Sari Anggur dan Khamr?

Majelis Rakyat Papua (MRP) mengapresiasi keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia atas pelantikan 2 OAP dalam institusi hukum tersebut. Roberth Wanggai selaku anggota Pokja Agama MRP Papua menyebut keputusan itu merupakan bentuk perhatian terhadap warga Papua. Khususnya perempuan.

“Atas nama Ketua MRP dan seluruh jajaran, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Jaksa Agung dan Kejati Papua yang mempercayakan dan mempromosikan perempuan asli Papua menduduki jabatan Kepala Kejaksaan Negeri,” tutur Wanggai.

Menurutnya, pelantikan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa sumber daya manusia (SDM) Papua mampu untuk memimpin berbagai bidang. Khususnya, perempuan Papua. Ia menambahkan bahwa perempuan Papua memiliki kualitas kepemimpinan.

“Kita apresiasi promosi kepada perempuan Papua. Ini bukti bahwa Jaksa Agung mempercayakan putra-putri Papua menduduki posisi strategis dalam institusi hukum,” ujarnya.

Baca juga:

Apresiasi juga meluncur dari Direktur eksekutif LP3BH Manokwari, Yan Christian Warinussy. Menurutnya, ini adalah kali pertama seorang perempuan asli Papua menduduki jabatan Kajari di Indonesia, khususnya Papua.

“Saya memberi hormat dan bangga kepada langkah Jaksa Agung RI karena dapat memberi kepercayaan kepada seorang Perempuan Asli Papua. Untuk pertama kalinya, OAP menjabat Kajari di Indonesia dan khususnya di Tanah Papua. Hal ini sejalan dengan amanat pasal 52 dan pasal 62 ayat (4) UU Nomor 21 Tahun 2021. Tentang Otsus Bagi Provinsi Papua,” tutur Yan Christian.