Elektabilitas Anies Baswedan Menurun
beritapapua.id - Elektabilitas Anies Baswedan Menurun - JatimNews

Elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengalami penurunan pada survei Lembaga Survei Indikator Politik terkait pemilihan Presiden. Sedangkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengalami kenaikan. Untuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, masih menempati posisi teratas dalam survei ini.

Survei ini dilakukan dengan metode wawancara via telepon pada 16-18 Mei  terhadap 1200 responden yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel survei tatap muka langsung yang digelar dari Maret 2018 – Maret 2020. Margin of error dari survei ini ± 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Berikut adalah hasil dari survei yang dilakukan:

1. Prabowo Subianto 14,1% (dari sebelumnya 22,2%)
2. Ganjar Pranowo 11,8% (dari sebelumnya 9,1%)
3. Anies Baswedan 10,4% (dari sebelumnya 12,1%)
4. Ridwan Kamil 7,7% (dari sebelumnya 3,8%)
5. Sandiaga Salahuddin Uno 6,0% (dari sebelumnya 9,5%)
6. Agus Harimurti Yudhoyono 4,8% (dari sebelumnya 6,5%)
7. Khofifah Indar Parawansa 4,3% (dari sebelumnya 5,7%)
8. M Mahfud Md 3,3% (dari sebelumnya 3,8%)
9. Gatot Nurmantyo 1,7% (dari sebelumnya 2,2%)
10. Erick Thohir 1,6% (dari sebelumnya 1,9%)
11. Puan Maharani 0,8% (dari sebelumnya 1,4%)
12. Tito Karnavian 0,6% (dari sebelumnya (0,8%)
13. Budi Gunawan 0,4% (dari sebelumnya 0,4%)
14. Muhaimin Iskandar 0,0% (dari sebelumnya 0,3%)

Tidak tahu/tidak jawab 32,3% (dari sebelumnya 20,3%)

Baca Juga: Brand fashion Zara Menutup 1200 Gerai Karena Pandemi

Tanggapan dari Politikus Indonesia

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa ada yang ganjil dari hasil survei ini. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mempertanyakan penurunan elektabilitas Anies, padahal Jakarta dinilai berhasil dalam menangani covid-19. Mardani pun tidak ragu menyebut Anies sebagai kandidat kuat dalam Pilpres 2024.

Partai Amanat Nasional (PAN) justru berpendapat lain dengan PKS. Ketua DPP PAN Saleh Pertaonan Daulay mengatakan bahwa hasil survei ini adalah cerminan bagaimana warga menilai kinerja Anies dalam menangani covid-19 di Jakarta. Saleh pun menyoroti kebijakan Anies yang kerap bertentangan dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Saleh juga menilai bahwa kinerja Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah biasa saja. “Tidak ada yang bisa membuat pendukungnya dulu berbangga,” kata Saleh seperti yang dikutip dari detik.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memilih untuk bersikap netral. Ketua DPP PKB Daniel Johan mengatakan bahwa Pilpres masih jauh dan hasil survei masih bisa berubah di masa mendatang. Baginya, hasil survei ini lebih baik dianggap sebagai hiburan semata.