Evi Masamba Lelang Mobilnya Demi Beri Bantuan ke Luwu Utara
beritapapua.id - Evi Masamba Lelang Mobilnya Demi Beri Bantuan ke Luwu Utara - Merdeka

Evi Masamba Lelang Mobilnya Demi Beri Bantuan ke Luwu Utara – Bencana banjir bandang telah melanda salah satu wilayah di tanah air, pada Senin 13/7/2020. Diketahui, bencana besar tersebut telah menghantam wilayah Kabupaten Luwu Utara. Banjir tersebut di sebabkan oleh hujan yang turun selama beberapa hari hingga membuat tiga anak sungai yang berada di daerah tersebut meluap. Tiga sungai diantaranya sungai Sabbang, sungai Radda, dan sungai Masamba.

Dari banyaknya korban banjir bandang, ada Evi Masamba seorang pedangdut yang rela melelang Mobil Alphardnya demi membantu warga di kampung halaman Evi. Dari hasil lelang mobil tersebut laku seharga Rp150 juta yang merupakan harga terakhir dari pelelangan.

“Insha Allah hasilnya akan saya sumbangkan ke Luwu Utara, Masamba, karena saudara-saudara kita di sana benar-benar membutuhkan uluran tangan kita. Harta Evi bisa kembali lagi, saya bisa cari lagi Insha Allah,” jelasnya sembari berkaca-kaca.

Evi juga mengungkap bahwa pasca diterjang banjir bandang, kota tercintanya sudah tidak terdapat makanan dan juga air bersih sehingga membutuhkan banyak bantuan dari berbagai kalangan. Ia juga tak lupa meminta bantuan kepada masyarakat untuk turut memberikan uluran tangan serta membagikan video tersebut.

Baca Juga: Putusan Akhir Majelis Hakim Terkait Kasus Nikita Mirzani

Rumah Keluarga Evi Masamba Tak Luput dari Bencana

Saat banjir bandang menerjang, kediaman keluarga Evi Masamba di sana habis diterjang. Bukan hanya menghanyutkan rumah, ternyata ada anggota keluarga yang ikut terhanyut dan hilang akibat banjir bandang itu. Evi yang kini tinggal di Jakarta masih menunggu kabar dari ibunya terkait siapa saja keluarganya yang hilang dan menjadi korban banjir bandang.

Banjir bandang ini pun mengakibatkan jembatan permanen Tandung, Desa Baloli ikut terputus. Jembatan tersebut diketahui merupakan penghubung beberapa desa, diantaranya Desa Lantang Tallang, Pincara dan Desa Sumillin.

Di katakan bahwa bencana tahun ini adalah yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Dari data sementara, dilaporkan ada penambahan korban meninggal dunia menjadi 24 orang dan 69 orang masih dalam pencarian. Bencana ini berdampak pada 4.202 kepala keluarga atau 15. 994 jiwa.

Terkait warga yang mengungsi, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan kepada Pemerintah Luwu Utara.  Adapun paket bantuan yang disalurkan yakni family kit sebanyak 100 paket, hyegene kit 100, terpal tatpolin 100 lembar. Ada juga jas hujan 20 lembar, PHBS 500 paket, mobil tangki 4 unit, mobil Grandmax 2 unit.