Fadli Zon dan Fahri Hamzah Akan Dapat Bintang Tanda Jasa
beritapapua.id - Fadli Zon dan Fahri Hamzah Akan Dapat Bintang Tanda Jasa - Tribunnews

Fadli Zon dan Fahri Hamzah Akan Dapat Bintang Tanda Jasa – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengumumkan bahwa Presiden Jokowi akan memberikan bintang tanda jasa kepada politikus Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

Melalui cuitan di akun twitternya @mohmahfudmd, Mahfud menuliskan, “Dalam rangka HUT Proklamasi RI ke 75, 2020, Presiden RI akan memberikan bintang tanda jasa kepada beberapa tokoh dalam berbagai bidang. Fahri Hamzah @Fahrihamzah dan Fadli Zon @fadlizon akan mendapat Bintang Mahaputra Nararya. Teruslah berjuang untuk kebaikan rakyat, bangsa, dan negara.”

Keduanya diberikan penghargaan karena telah menuntaskan jabatan sebagai Wakil Ketua DPR periode 2014-2019.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyatakan bahwa pemberian bintang tanda jasa kepada keduanya telah melalui prosedur yang berlaku. Pemberian tersebut juga telah melewati proses seleksi dari tim pemberian tanda jasa.

Heru mengatakan bahwa dalam proses seleksi tersebut, ada sejumlah tahapan seperti verifikasi berbagai capaian dan kontribusi kepada negara yang telah diberikan oleh para calon.

Baca Juga: MAKI: Pejabat Tinggi Kejagung Terlibat Dalam Pelarian Djoko Tjandra

Bintang Mahaputera Nararya

Dikutip dari situs Kementerian Sekretariat Negara, menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2009, Bintang Mahaputra adalah salah satu penghargaan dari tujuh penghargaan yang ada.

Urutan dari yang tertinggi yakni, Bintang Republik Indonesia, Bintang Mahaputera, Bintang Jasa, Bintang Kemanusiaan, Bintang Penegak Demokrasi, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Bhayangkara.

Bintang Mahaputera sendiri memiliki lima kelas yakni, Adipurna, Adipradana, Utama, Pratama dan Nararya.

Syarat umum untuk memperoleh tanda kehormatan Bintang Mahaputera adalah, WNI; memiliki Integritas Moral dan Keteladanan; berjasa terhadap bangsa dan negara; berkelakuan baik; setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara; serta tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.

Sedangkan syarat khususnya adalah:

  1. Berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara.
  2. Pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara
  3. Darmabakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.