Fenomena Matahari Terbenam Lebih Lambat Akhir Januari 2022 di Jawa - Bali
beritapapua.id - Ilustrasi Matahari terbenam. (Foto: Istimewa)

Mulai tanggal 26-31 Januari 2022 Matahari akan terbenam lebih lambat di beberapa wilayah Indonesia. Lalu bagaimana penjelasan fenomena itu jika ditinjau dari aspek astronomi?

Mulai 26-31 Januari 2022 Matahari akan terbenam lebih lambat jika diamati dari Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Melansir laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Peneliti Pusat Antariksa LAPAN, Andi Pangeran mengatakan, Bumi mengalami rotasi terhadap sumbunya dengan kemiringan 66,6 derajat terhadap bidang edar atau ekliptika.

“Kemudian secara bersamaan Bumi juga mengelilingi Matahari dengan sumbu rotasi yang miring tersebut,” tulisnya.

Akibat miringnya sumbu rotasi Bumi saat mengelilingi Matahari inilah yang membuat waktu terbit dan tenggelamnya Matahari akan bervariasi selama satu tahun, baik itu lebih cepat maupun lebih lambat.

Baca Juga: Panglima TNI Melayat 3 Prajurit Yang Gugur di Tembak KKB

Misalnya, saat sumbu rotasi di belahan utara Bumi dan kutub utara miring ke arah Matahari, maka Matahari akan terbit lebih cepat dan terbenam lebih lambat di belahan utara Bumi. Sedangkan, di belahan selatan Bumi, Matahari akan terbit lebih lambat dan terbenam lebih cepat.

Perlu diketahui bahwa pada tanggal 13 hingga 18 November 2022 mendatang matahari akan terbit lebih cepat untuk pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Itulah tadi penjelasan mengenai fenomena Matahari terbenam lebih lambat yang terjadi pada akhir bulan Januari ini. Anda tidak perlu khawatir akan peristiwa ini. Karena fenomena ini lazim terjadi setiap tahun di Indonesia.