Festival Film Pendek Viu Short untuk Membingkai Lokalitas
beritapapua.id - Festival Film Pendek Viu Short untuk Membingkai Lokalitas - Viu

Festival Film Pendek Viu Shorts untuk Membingkai Lokalitas – Keberagaman Indonesia dalam sejarah, budaya, potensi alam secara lokal memang menjadi bahan inspirasi yang tak akan pernah habis untuk digali dan dituangkan ke dalam perwujudan karya-karya spektakuler. Salah satunya adalah menuangkan ide, cerita dan inspirasi tersebut ke dalam sebauh film atau sinema.

Proses pembuatan film merupakan gabungan dari seni dan industri. Sebuah film dapat dibuat dengan memotret adegan sungguhan dengan kamera film; memotret gambar atau model “miniatur” menggunakan teknik animasi tradisional; dengan CGI dan animasi komputer; atau dengan kombinasi beberapa teknik yang ada dan efek visual lainnya.

Kata “sinema”, yang merupakan kependekan dari sinematografi, sering digunakan untuk merujuk pada industri film yang merupakan seni dalam (simulasi) pengalaman untuk mengkomunikasikan ide, cerita, tampilan, sudut pandang, rasa, keindahan atau suasana dengan cara direkam dan gambar bergerak yang diprogram bersamaan dengan penggerak sensorik lainnya.

Baca Juga: Kim Kardashian Menangis Usai Temui Kanye West

Viu Shorts Bertemakan Lokalitas, Kebudayaan dan Mitos Kota-kota Kecil di Indonesia

Salah satu penyedia layanan menonton secara online, Viu, mengadakan sebuah festival film pendek “Viu Shorts”. Viu memilih kota-kota kecil di Indonesia untuk membuat sebuah karya berupa film pendek. Film pendek di festival ini mengangkat tema mengenai lokalitas dan kebudayaan serta mitos setempat.

Dengan memanfaatkan segala tenaga, sumber, ide, serta cerita lokal, mereka akan membuat sebuah film pendek untuk diproduksi dengan menggandeng komunitas dan lokal partner untuk melakukan pelatihan dalam menghasilkan film lokal. Sehingga, generasi muda juga mendapat pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan pengembangan bakat.

Festival ini diadakan sebagai bentuk dukungan akan sumber daya alam maupun manusia agar mampu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan “jati diri” atau akar dari tempat mereka lahir, tumbuh, dan dibesarkan.

Produksi visual berupa film merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjangkau dan menginspirasi lebih banyak anak-anak muda. Festival ini juga dilaksanakan agar anak-anak muda bisa terlibat dan berkontribusi dalam membuat sebuah karya yang bisa menjadi media pengenalan budaya dan potensi alam kepada banyak pihak, tidak hanya dalam negeri tetapi juga dunia internasional.

Dalam Viu Shorts ini, mereka memilih kota-kota dengan potensi besar namun belum banyak mendapat kesempatan seperti Atambua, Makassar, Cilegon, Palu, Padang, Pontianak, dan Banyuwangi. Film ini juga akan ditampilkan pada platform Viu, dan bisa dinikmati bersama-sama. Juara dari festival ini juga akan mendapat kesempatan beasiswa untuk mempelajari sinematografi di Institut Kesenian Jakarta.