Festival Kopi PON Papua Resmi Digelar di Terminal Mesran Kota Jayapura
beritapapua.id - Suasana Festival Kopi Papua dan UMKM Kota Jayapura di Terminal Lama, Kota Jayapura, Minggu 3 Oktober 2021. (foto: Kabarpapua)

Pembukaan Festival PON, Kopi Papua dan UMKM di kota Jayapura tahun 2021 resmi telah mulai di terminal Mesran kota Jayapura. Festival tersebut akan berlangsung sampai dengan tanggal 03 sampai 09 Oktober 2021.

Festival ini juga bertujuan untuk memperkenalkan kopi Papua dan juga memiliki nilai ekonomi bagi UMKM yang ada di kota Jayapura.

Ketua Umum Sub PB PON XX klaster Kota Jayapura, yang juga selaku Wali Kota Jayapura, mengatakan terimakasih kepada Bank Indonesia telah bekerjasama dengan dengan Provinsi Papua dan Pemerintah kota Jayapura dalam menyusun PON XX tahun 2021.

“Terutama dengan komunitas kopi dan juga UMKM yang ada di kota jayapura. Tujuan kami bagaimana memperkenalkan kopi Papua dan juga ada nilai ekonomi bagi UMKM yang ada di kota jayapura. Kegiatan ini juga memperkenalkan QRIS, untuk membayar mudah dan cepat, tanpa sentuhan.” Tutur Benhur Tomi Mano, Ketua Umum Sub PB PON XX klaster kota Jayapura, Minggu, (3/10).

Baca Juga: Viral! Gaya Rambut ala Jenderal Moeldoko Terpajang di Barbershop

Benhur mengatakan pembayaran non tunai dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan salah satu yang Kota Jayapura butuhkan. Hal ini karena kota Jayapura merupakan kota modern yang berbasis digital bagi kaum milenial.

“Ini yang kami harapkan karena kota kita adalah kota yang modern berbasis digital bagi kaum milenial yang ada di kota Jayapura juga penggiat kopi dan mempunyai nilai ekonomi bagi petani kopi, yang ada di tanah Papua,” ujarnya.

Festival Kopi Libatkan 400 UMKM

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Naek Tigor Sinaga, menyampaikan festival ini melibatkan 100 UMKM asli Papua yang terdiri dari 40 UMKM kopi dan 60 UMKM di bidang lainnya, dengan produk unggulan seperti kuliner, aksesories, fashion.

“Sebanyak 400 UMKM terlibat dalam penyelenggaraan PON XX. Selain diberi dukungan promosi, disediakan pula layanan perbankan untuk mempermudah proses pembayaran secara digital,’’ ujar Tigor.

Ia juga menambahkan bahwa kopi Papua juga bisa naik ke level yang lebih tinggi yaitu level internasional. Salah satu caranya adalah mengikutkan kopi Papua ke kompetisi dunia untuk memperkenalkannya mata dunia.

“Kita ikutkan ke kompetisi dunia, sehingga lebih dikenal tentunya. Kopi di Papua kita akan naikan. Kita perkirakan ekonomi papua akan naik dengan dampak PON ini sekitar 0,7 tambahan sampai dengan 1,1 % itu kontribusinya,” katanya.