Gangguan Internet di Papua Berdampak Pada Laporan Data Covid-19
beritapapua.id - wakil wali kota jayapura, rustan saru bersama satgas covid jayapura lakukan penyemprotan disinfektan (foto : jayapurakota.go.id)

Gangguan internet yang terjadi di Provinsi Papua sejak April 2021 membuat semua kegiatan yang menggunakan layanan internet tersendat. Salah satunya yang mengalami kendala dampak dari gangguan internet tersebut adalah penyampaikan data perkembangan Covid-19 di Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengatakan penyampaikan data perkembangan Covid-19 di Kota Jayapura, Provinsi Papua tersendat akibat terkendala internet.

“Saya minta Dinas Kesehatan jangan diam walaupun internet tidak aktif,” ujar Tomi Mano di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (27/5/2021).

Tomi Mano mengatakan bahwa harus memberikan penyampaian laporan data secara real time atau setiap hari terkait dengan data Covid-19 di Kota Jayapura. Alasannya adalah supaya perkembangan Covid-19 di ibukota Provinsi Papua itu dapat terpantau perkembangannya.

“Harus laporkan, itu tugas dari staf bukan pimpinan yang turun cari data lagi. Ini kan kacau namanya,” ujar Tomi Mano.

Laporan Data Covid-19 Penting Untuk Mengambil Keputusan

Menurut Tomi Mano, penyampaian data sangat penting dengan tujuan agar memudahkan pimpinan dalam mengambil keputusan.

“Diminta atau tidak, sebagai staf harus memberikan data kepada pimpinan untuk menentukan kebijakan, karena kadang-kadang menteri juga minta data dari saya,” ujar Tomi Mano.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengaku khawatir dengan terganggunya jaringan internet sejak 30 April 2021 lalu. Ia takut akan timbul klaster baru penyebaran Covid-19 karena terganggungnya penyampain data terkait Covid-19.

Baca Juga : 47 Pelajar Jayapura Terima Beasiswa Dari BJAMSOSTEK

“Demi mendapatkan internet, warga harus keluar rumah dan mencari tempat-tempat yang membuat warga bisa internetan sehinga terjadi kerumunan banyak orang. Kami tidak bisa larang, karena mereka butuh. Ini juga bagian dari pelayanan pemerintah kepada warga,” ujar Rustan.

Rustan berharap layanan internet kembali normal sehingga input data Covid-19 tidak terganggu dan dapat dilaporkan setiap hari sehingga warga juga bisa mengetahui perkembangan untuk agar memperketat protokol kesehatan sehingga tidak terpapar.

“Saya minta kesadaran dan pengertian warga untuk tidak beraktivitas tinggi di luar rumah. Ini demi kesehatan kita semua sehingga kita bisa memutus penyebaran Covid-19 ini,” ujar Rustan.