Gelar Pesta Pernikahan, Kapolsek Kembangan Dicopot Jabatannya
beritapapua.id - Gelar Pesta Pernikahan, Kapolsek Kembangan Dicopot Jabatannya - harianhaluan

Kapolsek Kembangan Jakarta Barat, Kompol Fahrul Sudiana dicopot dari jabatannya lantaran ia menggelar pesta pernikahan di sebuah hotel di Jakarta pada 21 Maret lalu. Resepsi pernikahan tersebut digelarnya 3 hari setelah pemimpin tertinggi kepolisian mengeluarkan maklumat untuk tidak mengadakan kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya menyatakan Kapolsek Metro Kembangan Kompol Fahrul Sudiana telah melanggar Maklumat Kapolri setelah menggelar pesta pernikahan di tengah wabah pandemi virus corona. Fahrul pun mendapat sanksi dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek dan dimutasi ke Polda Metro Jaya.

“Hasil pemeriksaan awal oleh Propam Polda Metro Jaya telah melanggar disiplin dan juga melanggar Maklumat Kapolri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya.

Baca Juga: Jokowi Instruksikan Keluar Rumah Harus Pakai Masker

Sudah Ada Larangan untuk Meniadakan Kegiatan Mayarakat yang bersifat Mengundang Massa

Yusri menjelaskan, Maklumat Kapolri itu telah mengatur dengan tegas soal larangan kegiatan masyarakat yang bersifat mengundang massa untuk berkumpul. Tak terkecuali, menggelar resepsi pernikahan, dimana polisi sudah beberapa kali membubarkan pesta pernikahan di sejumlah daerah.

Ia juga menyebutkan bahwa Maklumat Kapolri itu tidak hanya berlaku untuk masyrakat, tapi untuk seluruh elemen masyarakat termasuk juga bagi anggota Polri dan keluarganya. Karena itu, apabila Maklumat tersebut dilanggar maka harus menanggung konsekuensinya.

“Jadi kalau ada yang tidak menaati, maka siapapun itu harus siap dengan segala konsekuensinya,” ujar Yusri.

Karena dasar itu, kini Fahrul telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Kembangan karena dianggap telah melakukan pelanggaran. Saat ini dirinya dipindahkan sebagai Analis Kebijakan di Polda Metro Jaya.

“Berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya sejak hari ini yang bersangkutan dimutasikan ke Polda Metro Jaya sebagai Analis Kebijakan,” ucap Yusri.

Kegiatan pesta pernikahan yang dilakukan oleh Fahrul dinilai sangat disayangkan oleh berbagai pihak. Dimana saat ini seluruh elemen masyrakat sedang berupaya untuk tidak melakukan acara yang melibatkan kumpulnya banyak massa justru kegiatan tersebut malah dilakukan oleh seorang petinggi kepolisian.

Hal ini lantas menarik keprihatinan banyak orang melihat diluar sana anggota kepolisian lain tengah berupaya untuk menertibkan masyrakat yang masih suka “ngeyel” untuk berkumpul-kumpul. Upaya penertiban ini dilakukan semata-mata untuk menjaga dan melindungi masyarakat dari penyebaran virus corona. Karena itu, setiap acara atau kegiatan yang melibatkan banyaknya massa akan dibubarkan oleh polisi.