Gerakan Papua Mengajar Manfaatkan Kearifan dan Sastra Lokal
Beritapapua. id - Gerakan Papua Mengajar Manfaatkan Kearifan dan Sastra Lokal - Majalah Baliem

Gerakan Papua Mengajar berkeinginan untuk membukukan berbagai kearifan lokal dan tradisi orang asli Papua untuk menjadi bahan pengajaran. Serta mereka juga ingin mengumpulkan berbagai sastra lokal Papua. Agustus Kadepa selaku Koordinator Gerakan Papua Mengajar menyampaikan hal tersebut. Ia mengatakan pihaknya ingin mempergunakan semuanya itu bagi generasi muda Papua.

Mengutip dari Jubi, Agustus Kadepa menyempaikan bahwa pendokumentasian berbagai kearifan lokal dan tradisi orang asli Papua akan menjadi bahan pengajaran. Yang mana semuanya itu dapat menyelami kehidupan masyarakat, dan menjadi bahan ajar yang sesuai kehidupan masyarakat setempat.

Sebab dalam proses belajar mengajar bersama itu, para relawan Gerakan Papua Mengajar menemukan banyak sastra lokal. Dari situlah para relawan berkeinginan untuk mendokumentasikan sastra lokal Papua. Yang selanjutnya akan menjadi bahan ajar kepada anak-anak Papua.

Kadepa menambahkan bahwa kekayaan sesungguhnya itu ada dalam kehidupan masyarakat itu sendiri. Mulai dari kebiasaan hidup, cara membuat panah, cara membuat noken, koteka dan sebagainya. Itulah yang dapat disusun dalam sebuah buku yang kemudian diajarkan kepada generasi muda Papua.

Baca Juga: Tilik, Film Pendek Yang Menuai Kepopuleran

Memfokuskan Mengajar Anak-Anak Kampung

Gerakan Papua Mengajar Manfaatkan Kearifan dan Sastra Lokal
Beritapapua.id – Gerakan Papua Mengajar Manfaatkan Kearifan dan Sastra Lokal – Nirmeke

“Kami mengajar dengan sarana dan prasarana, dengan media yang ada. Kami menggali materi dari potensi alam yang ada, lalu diajakan kepada anak-anak dengan metode pendekatan yang ada. Pembelajaran kontekstual ini menjadi penting, karena justru dengan metode ini kami dapat membantu anak-anak Papua untuk mengenal lingkungan, mengenal tentang dirinya siapa. Dari situlah inti pendidikan,” kata Kadepa.

Gerakan Papua Mengajar terus menggerakkan para relawannya untuk memberikan pelajaran bagi anak-anak pada berbagai kampung. Mereka memebrikan pendidikan pada anak-anak Papua sesuai dengan kondisi setempat, dan menyesuaikan dengan potensi alam yang ada. Lewat metode pembelajaran kontekstual yang sesuai kondisi sehari-hari setiap anak.

Sementara itu, Sekretaris Gerakan Papua Mengajar, Orgenes Ukago mengatakan bahwa pentingnya membangun sebuah gerakan pendidikan pada seluruh kampung. Terlebih lagi dalam pandemi Covid-19 yang mempengaruhi jalannya proses pendidikan formal.

Sebab selama masa pandemi, anak-anak tidak dapat belajar seperti biasa. Guna mengantisipasi terjadinya penularan virus Covid-19. Sehinggal dalam kondisi yang demikian, lewar hadirnya Gerakan Papua Mengajar dapat menyapa anak-anak kampung-kampung, agar mereka juga mendapatkan pendidikan yang sama seperti anak-anak perkotaan yang lengkap dengan fasilitas.