Gubernur Lukas Enembe Luncurkan Tiga Buku Terkait Kondisi Papua
beritapapua.id - Suasana peluncuran buku Gubernur Papua Lukas Enembe. (foto : Antara)

Gubernur Lukas Enembe meluncurkan tiga buku terkait kondisi Papua. Dua di antara buku tersebut merupakan karya pribadinya selama menjabat sebagai kepala daerah.

Ketiga buku yang Lukas Enemble luncurkan berjudul “Membuat Lurus Soal Otonomi Khusus”, “Torang Bisa PON XX, Supremasi dan Kemuliaan Papua”, serta “Jatuh Bangun Lukas Enembe: Merakit Kisah, Membongkar Fakta Gubernur Papua”.

Dengan kondisi pandemi Covid-19 Lukas Enembe meluncurkan ketiga bukunya tersebut secara darling.

Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa buku yang telah ia luncurkan kemarin penting untuk generasi muda baca, khususnya para calon pemimpin di Papua.

Karena isi buku tersebut bisa menjadi pembelajaran dalam pelaksanaan pemerintahan di Papua untuk calon pemimpin Papua di masa depan.

“Buku ini pantas menjadi bahan bacaan kita semua, khususnya bagi calon-calon pemimpin di Papua dalam mewujudkan harapan seluruh rakyat di masa yang akan datang,” kata Enembe, Senin.

Lukas Enembe dan Kriteria Calon Pemimpin Papua di Masa Depan

Ia menegaskan Papua tak hanya membutuhkan pemimpin yang cerdas, visioner, dan inovatif. Lebih dari itu, Papua membutuhkan pemimpin yang tangguh, berani membela kebenaran, konsisten, inspiratif, berpihak kepada masyarakat, serta takut akan Tuhan.

“Mengubah Papua tidak bisa dengan berpikir, bekerja, dan bertindak biasa-biasa saja,” tegasnya.

Enembe menambahkan Provinsi Papua membutuhkan pemimpin yang berpikir visioner, bekerja dengan hati, bertindak strategis, dan mengabdi dengan tulus. Serta yang tak kalah penting adalah mampu mengangkat masyarakat dari belenggu ketidakmampuan.

Baca Juga : ESI Mimika Buka Seleksi Atlet E-Sport untuk Eksibisi PON XX Papua

“Makanya saya mendorong para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan seluruh Aparatur Sipil Negara berani bekerja keluar dari kebiasaan. Itu yang saya sebut bekerja dengan cara yang ‘gila’,” katanya.

Buku “Membuat Lurus Soal Otonomi Khusus”, “Torang Bisa PON XX, Supremasi dan Kemuliaan Papua” ditulis sendiri oleh Enembe. Ia menulis buku itu sewaktu menjalani perawatan medis di Singapura.

Buku ketiga, “Jatuh Bangun Lukas Enembe: Merakit Kisah, Membongkar Fakta Gubernur Papua”, ditulis oleh Pelaksana Tugas Kepala Biro Umum, Elpius Hugi.

“Semoga buku itu menjadi pembelajaran dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan, khususnya di Papua, dan di Indonesia,” kata Enembe.