Gubernur Papua Sampaikan Rasa Duka Atas Wafatnya Gabriela Meilan
beritapapua.id - Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus. (foto: istimewa)

Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya Gabriela Meilan, tenaga kesehatan korban dari aksi KKB.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gubernur Papua, Muhammad Rifai Darus di Jayapura, Kamis (16/9/2021) malam. Dengan adanya kejadian itu, Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Pegubin untuk memperhatikan kebutuhan korban yang selamat dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya sempat menyelamatkan diri saat kelompok bersenjata melakukan penyerangan Puskesmas, pada Senin (13/9/2021) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin).

Gubernur juga berpesan agar pihak Pemkab Pegubin berkoordinasi dengan pihak terkait, menyelesaikan tuntas kasus penyerangan Puskesmas Kiwirok serta penyerangan terhadap sejumlah tenaga kesehatan setempat.

“Gubernur meminta agar upaya pencarian terhadap tenaga kesehatan yang masih hilang untuk terus dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan bagi tim penyelamat. Bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,”.

Masyarakat Tidak Panik dan Tetap Waspada

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat yang kini masih berada di Pegunungan Bintang agar tidak panik dan tetap waspada. Karena menurutnya saat ini aparat keamanan tengah bekerja keras dalam melindungi seluruh warga di wilayah tersebut.

“Kepada seluruh masyarakat Pegunungan Bintang agar tetap tenang, kondusif dan waspada. Pemerintah bersama penegak hukum akan berupaya maksimal melindungi seluruh warga,” tambahnya.

Baca Juga: Ratusan Nakes Nyalakan Lilin Atas Kematian Suster Gabriela

Menurutya memperhatikan tenaga kesehatan merupakan yang terpenting saat ini. Karena jika melihat dari tugasnya, tenaga kesehatan telah banyak sekali ikut dalam membantu tugas kemanusiaan. Dan dengan kondisi pandemi saat ini bangsa Indonesia juga terus membutuhkan tenaga kesehatan dalam melawan Pandemi Covid-19.

Dengan demikian, ia sangat menyangkan apabila sumber daya manusia tenaga kesehatan di Papua berada dalam posisi terancam keselamatannya.

Ia juga berharap bahwa semua pihak bisa bekerja sama dalam menciptakan kondisi yang aman, nyaman dan damai di Papua, tanpa adanya persilisihan antara satu dengan pihak lainnya.

“Mari semua pihak agar kita bersama bahu-membahu untuk menciptakan Tanah Papua yang damai dan aman bagi masyarakat kita semua. Kita semua bersaudara dan memiliki tanggung jawab sebagai umat manusia untuk saling menjaga,” tutupnya.