Gubernur PB Mandacan Berikan Laporan Kasus Covid-19 ke Presiden
beritapapua.id - Gubernur Mandacan berikan keterangan pers kepada wartawan usai rapat virtual bersama Presiden Joko Widodo, Senin (17/5/2021) (foto : jubi)

Gubernur Papua Barat (PB) Dominggus Mandacan melaporkan perkembangan status pandemi Covid-19 di provinsi itu kepada Presiden Joko Widodo. Laporan tersebut Gubernur Mandacan sampaikan melalui rapat virtual yang dihadiri 34 kepala daerah se Indonesia, Senin (17/5/2021).

Kepada Presiden, Gubernur Dominggus Mandacan melaporkan presentase kesembuhan pasien Covid-19 di provinsi itu melebihi jumlah temuan kasus positif perhari.

“Saya melapor ke Presiden, bahwa sampai Senin awal pekan ini pasien sembuh dari Covid-19 di Papua Barat mencapai 8.838 orang atau 96, 5 persen dari total pasien positif,” kata Gubernur Papua Barat.w

Ia mengatakan bahwa Presiden memberi arahan terkait dengan antisipasi untuk perketat pengawasan di setiap pintu masuk.

“Presiden arahkan, semua kepala daerah melalukan langkah antisipasi dengan memperketat pengawasan di setiap pintu masuk di setiap daerah,” kata Gubernur.

Provinsi Papua Barat Tidak Masuk Dalam Kategori Rawan

Selain itu, Gubernur juga mengatakan bahwa 15 Provinsi masuk dalam kategori rawan dengan jumlah kasus positif tertinggi di Indonesia. Dan ia sangat bersyukur bahwa Provinsi Papua Barat tidak ikut masuk dalam kategori daerah rawan tersebut.

Baca Juga : Disdikbud Fokus Targetkan Vaksinasi Kepada Tenaga Pendidik

“Kita bersyukur, karena Provinsi Papua Barat tidak termasuk dalam 15 daerah rawan itu,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengapresiasi semua pihak yang terlibat aktif dalam memberikan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat di provinsi itu, serta pola pencegahan dan penanganan medis yang sangat baik.

“Pemerintah bersama TNI/Polri, para medis dan semua elemen masyarakat telah bersinergi untuk perangi Covid-19 ini. Saya harap kerjasama ini terus ditingkatkan, agar Papua Barat bebas dari Covid-19” kata Gubernur Papua Barat.

Sementara, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto mengatakan jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia meningkat di 15 provinsi dengan mayoritas berada di Pulau Sumatera.

“15 provinsi yang mengalami peningkatan kasus aktif Covid-19, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Maluku, Banten, Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo,” kata Hartanto.

Ia menegaskan dengan meningkatnya kasus aktif Covid-19 saat ini membuat pemerintah akan terus meningkatkan pengawasan terhadap mobilitas penduduk, terutama pascalebaran.

“Meskipun mengalami kenaikan, kata dia, kasus aktif Covid-19 di Tanah Air relatif masih terkendali,” katanya.