Gunung Jayawijaya
Gunung Jayawijaya, Salju Abadi Milik Papua

Gunung Jayawijaya – Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang memiliki iklim tropis. Negara beriklim tropis hanya bisa memiliki dua musim, yakni musim panas dan musim penghujan. Tidak sedikit dari anak-anak di Indonesia yang berandai-andai dapat merasakan lembutnya salju, sayangnya iklim di Indonesia tidak mendukung hal itu. Tapi, suatu peristiwa unik terjadi di Indonesia. Ketika negara beriklim tropis memiliki salju abadi. Suatu hal yang ajaib bukan?

Gunung Jayawijaya

Gunung Jayawijaya
Salju Abadi Milik Papua

Gunung Jayawijaya, pegunungan ini mengelilingi Kota Mulia yang memiliki ketinggian 2.448 di atas permukaan laut. Gunung Jayawijaya atau yang biasa disebut Puncak Jaya memiliki ketinggian 4.884 meter diatas permukaan laut sehingga masuk dalam kawasan Situs Warisan Dunia oleh UNESCO kategori 7 puncak gunung tertinggi dari 7 benua di dunia.

Lalu, dimana letak salju abadi yang dimaksud? Letak salju abadi ada pada puncak Gunung Jayawijaya. Pasti kalian bertanya-tanya, bagaimana bisa negara beriklim tropis di Indonesia memiliki salju di puncak gunungnya. Salju di puncak Jayawijaya terbentuk karena posisinya yang cukup tinggi dan tingkat kelembaban yang ada sangat pas. Semakin tinggi suatu tempat semakin dingin pula suhunya, ditambah dengan tingkat kelembaban yang cocok maka salju akan dengan mudah terbentuk.

Baca juga: Pakaian Adat Papua Beserta Gambar dan Penjelasannya

Banyak sekali pendaki yang bermimpi dapat mencapai puncak tertinggi dari Gunung Jayawijaya. Namun, medan yang dilalui oleh para pendaki itu sangatlah tidak mudah. Jalurnya yang sangat terjal dan cuaca yang tidak menentu membuat mereka kesulitan untuk mencapai puncak Jayawijaya. Tidak hanya di perjalanan saja, ketika sampai di puncak juga banyak hal yang harus diperhatikan. Dikarenakan cuaca yang tidak menentu, untuk bernafas pun sulit sebab kadar oksigen yang sangat sedikit, dan bisa terjadi hujan salju atau bahkan hujan es.

Sayang sekali, banyak rumor beredar bahwa salju di puncak Gunung Jayawijaya akan lenyap disebabkan oleh fenomena memanasnya suhu permukaan laut di Samudera Pasifik atau yang biasa disebut dengan El Nino. Hmm, semoga saja hal itu tidak cepat terjadi, supaya anak cucu kita nanti masih sempat untuk berkunjung kesana dan melihat salju di negara mereka sendiri.