Hadapi AFC Cup, Pelatih Persipura Gunakan Metode 'Gado-gado'
Hadapi AFC Cup, Pelatih Persipura Gunakan Metode 'Gado-gado'

Hadapi AFC Cup, Pelatih Persipura Gunakan Metode ‘Gado-gado’ – Bukan rahasia umum jika Tim Mutiara Hitam ketinggalan dalam persiapan ajang AFC. Pasalnya, Persipura sempat bubar lantaran kesulitan finansial. Hal ini membuat kegiatan tim berhenti sementara, termasuk latihan.

Namun, setelah beberapa negosiasi dan pertimbangan, Persipura akhirnya memutuskan untuk kembali dan berlaga pada ajang AFC Cup 2021. Ini membuat tim asuhan Jacksen F Tiago harus berlatih keras demi memperoleh performa yang maksimal.

Hadapi AFC Cup Metode ‘Gado-gado’

Alhasil, pelatih Persipura itu menggunakan metode yang ia sebut ‘gado-gado’. Maksud dari metode tersebut adalah mencocokkan latihan dengan berbagai event yang akan mereka hadapi. Misalnya, pada 19 Mei nanti Persipura akan tampil pada babak play off Piala AFC.

“Kita sebenarnya bisa dibilang sangat lambat dalam masa persiapan kita, sehingga mau tidak mau kita harus melewati beberapa tahap, dan kebetulan saat ini beberapa pemain juga ikut di salah satu kompetisi di Papua, sehingga saya sebagai pelatih coba mencocokkan program saya yang berhubungan dengan kegiatan yang ada di Jayapura,” ujar Jacksen, mengutip Jubi

Baca juga: Soal Persipura di Piala Menpora, Belum Pasti Ikut

Dalam waktu kurang dari 1 bulan, pelatih asal Brasil ini harus mampu meracik formula kemenangan Persipura. Berbagai tekanan harus ia lalui. Mulai dari jadwal acara Papua yang padat, pemain yang ikut kompetisi lain, hingga waktu yang sempit.

“Yang jelas, kita harus memahami bahwa kita sedang dalam masa pembentukan tim juga masa persiapan Piala AFC dan membentuk kemampuan masing-masing pemain. Dari teknik maupun taktik. Jadi ibaratkan gado-gado saya mencoba mencari ramuan yang menurut saya dengan waktu yang singkat, tanpa terjun dalam turnamen yang kompetitif. Misalnya seperti Piala Menpora dan kita berharap bisa mendapatkan hasil maksimal pada tanggal 19 Mei di babak play off. Saya bikin konsep gado-gado untuk mencapai apa yang kita inginkan,” ungkap Jacksen.

Pemain Persipura Kini 25 Orang, Padahal Regulasi AFC Menyebut perlu 31

Baca juga: 3 Amalan Spesial Pada Hari Jumat Bagi Orang Islam

Kendala lainnya yang Persipura hadapi adalah ketersediaan pemain. Manajer Persipura, Arvydas Ridwan Madubun yang akrab dengan sapaan Bento menyebut timnya masih kurang dari kuota AFC. Menurut regulasi, kuota pemain yang ikut berlaga adalah 31.

Saat ini, jumlah pemain Tim Mutiara Hitam yang kembali bergabung berjumlah 25 orang. Hal Ia juga menyebut bahwa jumlah ini sementara dan ada kemungkinan akan bertambah.

“Saat ini skuat kita ada 25 pemain, termasuk dua pemain yang baru bergabung, dan tambahan dua pemain magang. Sudah ada komunikasi kita dengan coach Jacksen, untuk sementara waktu komposisi seperti ini sudah oke. Tetapi kita juga harus antisipasi situasi perkembangan, latihan, dan lain sebagainya. Kita sudah pikirkan ke sana,” jelasnya.

“Untuk regulasi AFC nanti ada 31 pemain, makanya kita masih lihat situasi finansial saat ini, makanya kita berharap dari perjalanan ini sampai 19 Mei, kalau nanti memang ada berkat dan sponsor, kita akan lengkapi tim ini menjadi jauh lebih bagus dan lebih kuat lagi,” imbuhnya.

Kendati demikian, Bento mengaku senang karena timnya kembali berlatih. Ia berharap timnya dapat bermain secara baik dan maksimal.

“Puji syukur, akhirnya kita bisa jalani proses persiapan ini karena ini merupakan bagian persiapan kita menjelang tanggal 19 Mei nanti di Piala AFC. Skuad pada akhirnya bisa rampung untuk pemain-pemain lokal yang sesuai dengan petunjuk dari Ketua Umum,” ujar Bento.