Harga Minyak Dunia Turun Drastis, Bagaimana Nasib Gas LPG
beritapapua.id - Ilustrasi gas LPG 3kg. (Foto: Istimewa)

Harga minyak dunia yang sempat melonjak tinggi sejak agresi militer yang dilakukan oleh Rusia terhadap Ukraina, mulai terjun bebas sejak tanggal 9 Maret 2022 kemarin. Penurunan harga tersebut terjadi sebanyak 13%.

Hal tersebut dipengaruhi oleh pernyataan Uni Emirat Arab yang menyanggupi permintaan untuk menggantikan sepertujuh pasokan minyak mentah yang hilang dari Rusia.

Amerika Serikat yang telah melarang impor minyak mentah dari Rusia, mulai merayu produsen minyak mentah lainnya untuk genjot produksi minyak. Irak mengatakan bahwa mereka dapat meningkatkan produksi jika OPEC+ meminta. Selain itu, menteri Luar Negeri Antony Blinken juga memberi sinyal bahwa UEA akan mendukung peningkatan produksi oleh OPEC+.

Mengutip dari m.jpnn.com, Menteri Energi Uni Emirat Arab Suhail al-Mazrouei menarik kembali pernyataan duta besar dan mengatakan anggota OPEC berkomitmen pada perjanjian yang ada dengan kelompok itu untuk meningkatkan produksi hanya 400 ribu barel per hari (bph) setiap bulan.

Baca Juga: Negosiasi Rusia Pengaruhi Penurunan Harga Minyak Dunia

Kenaikan harga minyak dan gas bumi dunia memicu kenaikan harga gas LPG non subsidi di Indonesia. Kenaikan gas tersebut mencapai lebih dari Rp15.000. Lalu dengan penurunan harga minyak dan gas dunia, apakah harga gas LPG akan kembali normal?

Kenaikan Harga Gas LPG Memicu Inflasi

Sejak akhir Februari 2022, bahwa harga gas LPG non subsidi untuk ukuran 5.5 kg dan 12 kg sudah mengalami kenaikan. Hal tersebut dikarenakan perang yang sedang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Di Jakarta Timur, harga gas LPG 12 kg mengalami kenaikan Rp25.000, dari harga awal Rp165.000 menjadi Rp190.000. Tidak hanya mengalami kenaikan, sejumlah warga pun mengaku bahwa tabung gas LPG dengan ukuran 12 kg ini semakin sulit didapatkan.

Kenaikan harga gas tersebut dikhawatirkan dapat memicu inflasi, mengingat saat ini kebanyakan masyarakat yang menggunakan gas LPG. Kenaikan harga gas ini kemungkinan akan diikuti oleh kenaikan harga produk-produk lainnya. Walau pun harga minyak dan gas dunia telah turun, namun hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut tentang harga gas LPG non Subsidi.