Hati-hati Ada Masker Medis Palsu Beredar! Ini Ciri-cirinya!
Ilustrasi penggunaan masker medis (foto : FREEPIK/TIRACHARDZ)

Hati-hati Ada Masker Medis Palsu Beredar! Ini Ciri-cirinya! – Pandemi mendorong masyarakat untuk mengenakan masker. Hal ini adalah protokol kesehatan yang wajib untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Pasanya, saat ini kita sudah memulai aktivitas kembali meski belum 100 persen normal.

Namun, kita perlu waspada terkait penggunaan masker. Setelah pernyataan bahwa ada beberapa tipe masker yang tidak efektif, kini muncul isu masker medis palsu. Umumnya, masker medis memilki tingkat kemampuan menangkal virus lebih baik dari masker kain.

Namun, masker abal atau palsu ini tidak demikian. Menurut informasi terakhir, makser palsu tidak memiliki lapisan yang sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan. Misalnya, memiliki lapisan yang kurang dari semestinya. Jika masker KN95 memiliki 3 lapisan, masker palsu hanya memiliki 2 atau 1.

“Masker non medis tidak memiliki izin edar dari Kemenkes karena tidak memenuhi standar uji sebagai alat kesehatan. Oleh karena itu untuk menghindari kesalahan pemilihan masker medis, maka masyarakat agar membeli masker medis yang sudah memiliki izin edar,” kata Plt Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan(Farmalkes) Kemenkes, Arianti Anaya, mengutip kompas.

Baca Juga : Inilah Wilayah Indonesia yang Mengandung Uranium, Adakah Papua?

Kemudian, kita perlu memerhatikan jenis masker tersebut. Arianti menyebut bahwa ada produsen masker yang mengklaim produknya sebagai masker medis. Padahal, bahan yang mereka gunakan tidak sesuai dengan kriteria masker medis.

“Yang disebut sebagai tidak sesuai dengan peruntukannya adalah misalnya masker itu sebenarnya bukan masker alat kesehatan, tapi mengklaim sebagai masker alat kesehatan. Ini akan menyesatkan masyarakat,” kata Arianti.

Singkatnya, masker medis perlu memenuhi beberapa persyaratan medis. Misalnya, lolos uji bacterial filtration efficiency (BFE), particle filtration efficiency (PFE), dan breathing resistance.

Berikut cara mengetahui masker palsu.

1. Cek Lapisan Masker

Cara paling mudah adalah melakukan tes visual pada masker. Jika memungkinkan, coba sobek salah satu masker dari merk tertentu untuk melihat lapisannya. Masker medis seharusnya terdiri dari 3 lapisan.
Adapun lapisan tersebut antara lain kepingan Translucent (atas), lapisan putih (tengah), dan kepingan berwarna hijau, biru, atau putih.

2. Uji Air

Kedua, lakukan uji air. Masker medis mampu memberikan perlindungan air pada bagian luar. Hal ini karena masker perlu melindungan penggunanya dari cipratan partikel air baik yang terlihat atau tidak.

Jika memungkinkan, coba tuangkan air pada bagian depan masker. Jika asli, maka masker mampu menahan air.

3. Cek Izin Edar

Kita bisa mengetahui masker asli melalui izin edar. Masker yang sudah lolos uji dan terbukti aman tertera dalam website infoalkes.kemkes.go.id. Menurut informasi, terdapat 996 industri masker medis yang memiliki nomor izin edar dari Kemenkes.

Dengan demikian, kita perlu lebih cermat dalam memilih masker.