Industri Hulu Migas Berikan Bantuan Alkes ke Teluk Bintuni
beritapapua.id - Industri Hulu Migas Berikan Bantuan Alkes ke Teluk Bintuni - Antara

Industri Hulu Migas Berikan Bantuan Alkes ke Teluk Bintuni  – Dalam rangka penanggulangan serta penyebaran virus corona di Teluk Bintuni, Papua Barat, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Migas (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) kegiatan hulu migas yang beroperasi di Kabupaten Teluk Bintuni, memberikan bantuan berupa alat-alat kesehatan.

Operator KKKS Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. yang beroperasi di Bintuni memberikan bantuan tersebut secara langsung kepada Gugus Tugas Penanganan Covid19 Pemda Kabupaten Teluk Bintuni. Bantuan tersebut diberikan secara bertahap. Diketahui, bantuan tersebut disalurkan secara bertahap mulai dari 4 Mei hingga 6 Mei 2020.

Sekretaris Gugus Tugas Teluk Bintuni, Gustav Manuputty, menyatakan apresiasinya kepada industri hulu migas yang beroperasi di Tanah Sisar Matiti tersebut. Alat kesehatan yang diberikan berupa Baju Pelindung, Helm Pelindung, Kacamata Google, Sarung Tangan dan Sepatu Boots Latex masing masing sebanyak 3 unit, 50 Masker anti Virus N95 untuk tenaga kesehatan 3M 9005v, dan 480 Masker medis 3 lapis Sensi.

“Secara bertahap, sejak 4 sampai  6 Mei 2020. Telah diserahkan Paket Alat Pelindung Diri (APD) yang terdiri dari Baju Pelindung, Helm Pelindung, Kacamata Google, Sarung Tangan dan Sepatu Boots Latex masing masing sebanyak 3 unit, 50 Masker anti Virus N95 untuk tenaga kesehatan 3M 9005v, 480 Masker medis 3 lapis Sensi,” jelas Gustav.

Kepala Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku, A. Rinto Pudyantoro, sebelumnya sudah mengimbau agar seluruh KKKS yang beroperasi di Provinsi Papua Barat untuk turut membantu Pemerintah Daerah, khususnya dalam penanggulangan dan penyebaran virus corona.

“Seluruh Kontraktor KKS Wilayah Pamalu (Papua & Maluku), ikut berkontribusi membantu pemerintah daerah untuk melawan penyebaran corona virus, dengan melakukan program bantuan yang bersumber dari kegiatan Program Pengembangan Masyarakat (PPM),” Ujar Rinto.

Baca Juga: Jerat Benang Layangan Mengintai Pengendara Sepeda Motor

Terkendala Transportasi dan Kondisi

Sekretaris Gugus Tugas Kabupaten Teluk Bintuni, Gustav Manuputty, menjelaskan alasan mengapa pemberian alkes dilakukan secara berkala. Menurutnya, keterbatasan transportasi menghambat penyerahan bantuan alat kesehatan. Pasalnya, tak hanya alat kesehatan yang diberikan. Namun terdapat alat peraga komunikasi untuk memudahkan sosialisasi pencegahan covid-19 seperti Baliho Poster dan Standing Banner.

“Keterbatasan moda transportasi pengangkutan logistik yang ada di Papua Barat selama kondisi pandemik menjadi hambatan kelancaran pendistribusian ketika KKKS perlu membawa dan menyerahkan bantuan hingga ke pemprov dan pemkab penghasil migas”, jelas Rinto.

Melalui bantuan tersebut, General Manager Genting Oil & Gas Kasuri Pte. Ltd., Nara Nilandaroe turut menyampaikan empatinya atas masyarakat yang telah terjangkit wabah covid-19 di Kabupaten Teluk Bintuni. Ia berharap semoga Pemerintah Daerah, masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat dapat bekerja sama melawan corona.