Faktor Followers Jadi Alasan Pemilihan Nagita Slavina Jadi Duta PON XX
beritapapua.id - Nagita Slavina (foto : istimewa)

Ketenaran artis Nagita Slavina, salah satu alasan mendasar Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 menunjuknya sebagai duta atau ikon PON.

Karena alasan itu membuat Nagita Slavina terpilih dan hal tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan PON XX Papua ke masyarakat. Nagita Slavina bersama suaminya Raffi Ahmad memang merupakan pasangan artis dengan 53 juta pengikut di Instagram, Raffi-Nagita.

Namun penunjukan Nagita Slavina menjadi duta PON XX juga menuai berbagai pro dan kontra. Tidak sedikit yang mendukung dan sebaliknya juga banyak juga yang tidak setuju Nagita menjadi duta PON XX. Apalagi kondisi pandemi Covid-19 yang memang sulit menggelar acara promosi.

Karena terjadinya pro dan kontra terkait dengan hal tersebut, Ketua Bidang II PB PON, Roy Letlora pun akhirnya angkat bicara pada, Minggu (06/06/2021).

Roy menjelaskan bahwa Nagita Slavina punya pengaruh besar karena jumlah pengikutnya di media sosial (medsos).

Ia juga menjelaskan dengan pengaruh dan ketenaran Nagita Slavina tersebut, PB PON berharap Nagita bisa membantu memperkenalkan PON ke publik.

Menurutnya dengan penunjukkan atau pemilihan Nagita Slavina adalah salah satu bagian dari strategi marketing. Karena Nagita cukup memiliki followers yang banyak dan hal itu bisa menjadi promosi yang baik untuk PON XX.

“Di era pandemi seperti sekarang kan kita agak sulit menggelar acara (promosi) yang sifatnya off air; mau konser, dan lain-lain. Nah, akhirnya, sesuai dengan strategi marketing, kita cari influencer dengan jumlah followers yang besar,” kata Roy Letlora.

Pemerintah Pusat Lakukan Intervensi

Selain itu, terkait dengan polemik yang muncul setelah penunjukan Nagita Slavina, PB PON justru menyayangkan sikap pemerintah pusat yang dianggap telah melakukan intervensi.

Baca Juga : Sekda Berharap Revisi Otsus Papua Segera Tuntas

Seperti yang diketahui, dalam konferensi pers virtual yang digelar dua hari lalu, Jumat 4 Juni 2021, Menpora Zainudin Amali mengatakan akan segera berkomunikasi dengan PB PON untuk membuka kemungkinan mengganti Nagita sebagai ikon PON.

“Itu kata ‘mengganti’ itu saya kurang sreg. Menurut saya itu bukan suatu solusi, karena apa? Karena di statement mereka (pemerintah pusat) sendiri di awal sudah mengatakan itu kewenangan panitia,” kata Roy.

Lebih jauh, Roy Letlora juga menepis anggapan yang menyebut bahwa penunjukan Nagita Slavina sebagai ikon PON XX Papua 2021 tidak mengoptimalkan potensi masyarakat lokal.
Sebenarnya, kata Roy, tidak hanya Nagita Slavina yang jadi figur dalam PON XX Papua, tetapi ada cukup banyak figur publik nasional yang berasal dari Papua yang dilibatkan dalam PON XX Papua 2021.

Beberapa di antaranya seperti kapten Persipura Jayapura, Boaz Solossa dan penyanyi jebolan Indonesian Idol, Nowela Elizabeth Auparay.

“Boaz Solossa, Duta PON XX Papua 2021, kita tugaskan untuk sosialisasi di wilayah Papua. Kita juga sedang merancang program Go to PON di mana akan melibatkan Nowela,” lanjut Roy.