Jangan Remehkan Ubi! Salah Satu Superfood yang Kaya Nutrisi
beritapapua.id - berbagai ubi jalar (foto : istimewa)

Siapa yang masih makan ubi yang kaya nutrisi hingga saat ini? Mungkin, tak banyak dari masyarakat kota-kota besar yang masih mengonsumsi ubi. Padahal, makanan ini merupakan salah satu yang tergolong dalam superfood atau pangan super.

Sebelum melanjutkan pada nutrisi dan gizi ubi, kita perlu mengetahui apa itu pangan super atau superfood. Melansir hellosehat, pangan super adalah sumber makanan nabati yang memiliki nutrisi yang padat.

Singkatnya, makanan dengan predikat superfood memiliki dampak kesehatan yang lebih banyak dari makanan lainnya. Begitu pula ubi. Mungkin, tak banyak dari kita yang paham akan kebaikan ubi.

Bahkan, pada wilayah tertentu, ubi menjadi makanan dengan konotasi negatif. Misalnya, ubi menyebabkan kita sering kentut. Atau, pada wilayah lainnya, ubi memiliki anggapan sebagai makanan penyebab kebodohan.

Yuk, kita simak kebaikan nutrisi ubi!

Nutrisi Ubi: Lebih Sehat dari Nasi

Hal yang paling populer dari ubi adalah nutrisi yang melebihi pangan pokok kita, yakni ubi. Hal ini sudah terbukti secara ilmiah melalui berbagai penelitian. Kita dapat mengamati kelebihan ubi dari beberapa kandungannya.

Pertama, perihal kandungan serat pada ubi. Dalam 100 gram nasi, hanya terdapat 0.4 gram serat. Ini bahkan tidak sampai menyentuh angka 1. Padahal, serat sangat penting bagi tubuh. Berbeda dengan 100 gram ubi yang mengandung 3,9 gram serat.

Selanjutnya, ubi lebih baik dari segi kandungan energi padanya. Dalam 100 gram ubi, terdapat 112 kalori dan 26 gram karbohidrat. Sedangkan dalam nasi, terdapat 130 kalori dan 28 gram karbohidrat.

Sederhananya, nasi memiliki kalori yang lebih besar dari ubi. Kalori merujuk pada ukuran energi yang terdapat pada makanan. Sehingga, lebih banyak kalori, lebih banyak energi. Namun, efek samping dari kalori tinggi adalah kadar gula yang tinggi pula.

Faktanya, Indonesia memiliki makanan yang banyak akan kalori dan karbohidrat. Sehingga, makan nasi dengan lauk gorengan, misalnya, dapat meningkatkan kadar energi berlebih dalam tubuh. Oleh karenanya, ubi cocok untuk mengontrol kadar tersebut.

Selain itu, ubi kaya akan vitamin dan mineral. Misalnya, vitamin A, C, B6, B5, dan E. Kemudian, ubi juga mengandung mineral baik seperti kalium dan mangan.

Berikut ini manfaat praktis mengonsumsi ubi.

1. Menjaga Sistem Pencernaan

Pertama, ubi kaya akan serat. Kandungan ini sangat penting bagi tubuh, khususnya sistem pencernaan. Serat bertanggung jawab atas menyeimbangkan kadar bakteri baik pada perut dan menjaga saluran pencernaan. Sehingga, tubuh dapat menyerap nutrisi lebih baik.

Jika sistem pencernaan baik, maka organ lainnya pun sehat. Misalnya, menangani obesitas, kadar gula dan kolesterol. Bahkan, kandungan serat ubi dapat cegah risiko kanker usus besar.

2. Mencegah Diabetes dan Mengurangi Tekanan Darah

Sebagaimana kita ketahui, ubi memiliki kadar gula yang rendah. Dalam sebuah penelitian, ubi jalar mampu kadar gula dalam penderita diabetes. Ini sebabnya, ubi kerap menjadi makanan untuk penyembuhan mereka yang terkena kencing manis.

Baca Juga : Mau Tau Gaji PNS ke-13 Plus THR? Ini Besarannya!

Selanjutnya, ubi pun memiliki kemampuan untuk meningkatkan kadar kalium pada tubuh. Senyawa ini penting untuk menurunkan tekanan darah. Namun, jangan tambahkan garam pada ubi, karena justru efeknya akan berbalik. Garam mengandung sodium yang dapat meningkatkan tekanan darah.

3. Menjaga Sistem Imun dan Mencegah Penuaan

Tahukah Anda? Ubi punya gizi yang mampu menjaga sistem kekebalan tubuh sekaligus mencegah penuaan. Pertama, ini karena kandungan vitamin C pada ubi. Sebagaimana kita ketahui, vitamin C memiliki zat antioksidan yang baik bagi kesehatan.

Selanjutnya, beta karoten pada ubi yang bercampur dengan vitamin C membuat dampak kesehatan yang baik. Misalnya, menjaga sistem kekebalan tubuh.

Beta karoten adalah zat yang kemudian berubah jadi vitamin A. Salah satu fungsi dari vitamin ini adalah mencegah penuaan. Bahkan vitamin A mampu melindungi tubuh dari penyakit jantung, kanker, dan asma

Untuk itu, jangan ragu makan ubi, ya! Tetap ingat, bahwa terlalu banyak makan ubi pun tidak baik. Tetap pada takaran dan porsi yang pas untuk mendapatkan efek baiknya. Dan, jangan lupa untuk berdoa sebelum memakan atau mengolah ubi.