Jelang Peparnas NPC Papua Mendegradasi Lima Orang Atlet Cabor Atletik
Ketua NPC Papua, Jaya Kusuma (foto : jubi)

Menjelang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI, National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Papua mendegradasi lima orang atletnya di cabang olahraga atletik. Pihak NPC mendegradasi para atlet karena beralasan indisipliner.

Dalam hal ini Ketua NPC Papua yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Jaya Kusuma membenarkan hal tersebut. Selain itu ia mengatakan pencoretan lima orang atletnya itu karenakan atlet yang bersangkutan sering tak hadir dalam latihan.

Pihaknya akan segera memanggil dan memberitahukan kepada para atlet itu perihal tersebut.

“Degradasinya ini karena atlet itu tidak pernah ikut latihan. Kita masih menunggu supaya atletnya hadir dulu dan sementara namanya masih ada. Perlu untuk memanggil yang bersangkutan dan harus memberitahukan kepada mereka alasan didegradasi. Kita akan mendegradasi atlet yang tidak disiplin, karena kita membutuhkan atlet yang cukup banyak dan serius,” kata Jaya Kusuma, belum lama ini.

Ia menuturkan baru lima atlet yang terdegradasi, dan itu semuanya atlet cabor atletik.

Jaya Kusuma juga menambahkan, dalam agenda selanjutnya pihaknya akan melakukan kunjungan ke Palembang. Kujungan itu tersebut juga untuk memonitoring para atlet renang yang sedang menjalani pemusatan latihan (TC) menuju Peparnas XVI.

Baca Juga : Bupati Mamberamo Tengah Resmikan Turnamen RHP Cup

“Sampai saat ini baru lima yang didegradasi di cabor atletik. Untuk selanjutnya kita akan kunjungan ke Palembang. Karena unggulan kita itu atletik dan renang. Kita tetap perhatikan seluruh kebutuhan dan fasilitas para atlet dan kita juga akan menyerahkan semacam bonus,” jelasnya.

Persiapan Para Atlet NPC Menuju Peparnas

Ia mengungkapkan sejauh ini persiapan para atlet NPC Papua menuju Peparnas XVI sudah berjalan progresif. Bahkan persiapan atletnya sudah berjalan sejak tahun lalu.

“Jadi untuk NPC, kita sudah siapkan atlet sejak tahun kemarin sampai dengan saat ini dan sudah tersebar di seluruh Indonesia, dan 12 cabor sudah terpenuhi, total ada 228 atlet. Kita berharap atlet kita sudah siap untuk tampil di Peparnas,” bebernya.

Kesiapan Papua sebagai tuan rumah Peparnas XVI terus digenjot. Terlihat dari beberapa hari yang lalu Panitia Besar Peparnas Papua menggelar pertemuan seluruh bidang. Rapat tersebut juga untuk persiapan menuju Chef de Mission (CdM) meeting II Peparnas XVI yang akan terlaksana selama tiga hari, 16-18 Juni mendatang.

PB Peparnas terus memantapkan persiapan menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar atlet disabilitas Indonesia. Dengan adanya CdM meeting II itu akan terlihat kesiapan PB Peparnas untuk menjadi tuan rumah.

Setelah melewati CdM meeting I di Solo, Jawa Tengah, berapa waktu lalu, Ketua Harian PB Peparnas Papua, Doren Wakerkwa, pun meminta seluruh bidang untuk bekerja ekstra menyiapkan tugas masing-masing sebelum pelaksanaan CdM meeting II.

“Semua bidang berkumpul untuk membahas apa saja yang akan dilakukan dan juga SDM yang akan kita siapkan, termasuk semua layanan yang akan disiapkan di semua bidang. Dan akan kita presentasikan itu pada saat CdM meeting II kepada seluruh provinsi yang akan hadir,” kata Doren.