Jelang PPKM, Pemkab Puncak Mulai Salurkan Bantuan Beras
beritapapua.id - Susasana penyaluran Bantuan Beras di Kabupaten Puncak. (foto: istimewa)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak mulai menyalurkan bantuan berupa beras kepada masyarakat dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Kemensos RI.

Bupati Puncak secara simbolis telah menyerahkan bantuan berupa beras tersebut kepada warga di Halaman Kantor Bupati Puncak, Ilaga, Sabtu (11/12/2021).

Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan bahwa beras ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat, terkait dengan pemberlakuan PPKM. Hal ini merupakan upaya pemerintah agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangannya ketika PPKM.

“Beras ini sebagai kado natal, nanti ada juga bantuan dana, bisa diterima masyarakat, untuk mempersiapkan diri menyambut natal,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak warga, agar mau melaksanakan perekaman e-KTP. Dengan begitu warga tersebut bisa terdata secara elektronik dan berhak menerima bantuan sosial dari pusat maupun provinsi.

“Beras yang mereka dapat ini adalah milik warga yang terdata secara elektronik, kalau tidak terdata maka tidak akan dapat bantuan dari pusat,” katanya.

“Hanya saja, karena kami di Puncak masih menghargai kearifan lokal, maka kami bagi beras sama rata untuk semua warga, yang ada NIK maupun tidak ada NIK semua dapat,” tambahnya.

Bupati berharap agar para kepala distrik, kepala kampung, dinas kependudukan, segera mengajak warga, agar jangan takut melakukan pendataan e-KTP. Karena pendataan tersebut juga demi kepentingan warga itu sendiri.

Jumlah Bantuan Beras Selama PPKM

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Puncak Peniel Waker menjelaskan bahwa jumlah beras untuk bantuan PPKM kali ini berjumlah 140 ton. Untuk rincian bantuan dari Kemensos RI tersebut berjumlah 90 ton, dan dari Pemerintah Provinsi Papua berjumlah 50 ton.

Ia juga mengatakan bahwa nantinya dalam penyaluran tetap menggunakan sistem kearifan lokal, 1 KK akan mendapatkan beras 10 kg.

Baca Juga: PON XX Tinggalkan Berbagai Persoalan, Warga Minta Hak Ulayat Dilunasi

“Beras semua sudah ada di gudang di Ilaga, siap untuk didistribusikan ke 25 distrik di kabupaten Puncak,”ungkapnya.

Sedangkan untuk dana bantuan sosial dari Kemensos sendiri berjumlah Rp 6 miliar, terhitung sejak Juli satu KK mendapat dana Rp 200 ribu/bulan, dikalikan 6 bulan, sehingga satu KK mendapatkan dana Rp 1.200.000.

Ia juga mengatakan bantuan sosial ini akan pemerintah berikan kepada warga yang terdata dalam NIK. Dengan begitu warga yang tidak punya NIK tidak akan mendapatkan bantuan. Oleh karena itu ia mengajak warga untuk segera mendaftarkan diri agar mendapatkan KTP dan bisa menerima bantuan dari pusat.