Jelang PSU, Pemprov Teluk Wondama Rapat Bersama KPU dan Bawaslu
Jelang PSU, Pemprov Teluk Wondama Rapat Bersama KPU dan Bawaslu

Jelang PSU, Pemprov Teluk Wondama Rapat Bersama KPU dan Bawaslu – Jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 4 TPS wilayah distrik Wasior yakni, PTS, 04 Kampung Wasior II, TPS 05, 09 dan TPS 14 kampung Maniwak, pemerintah kabupaten Teluk Wondama gelar rapat bersama KPU Wondama, Bawaslu Kabupaten Wondama dan pihak keamanan dalam hal ini Polres Wondama dan koramil Wasior di Gedung Sasana Karya pemda Wondama, Selasa,(6/4/2021).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat bupati sementara (Pjs) Wondama Drs. Eduard Nunaki. Rapat itu menghadirkan 4 pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati pilakda 2020 yakni, pasangan calon nomor urut 1 Elisa Auri-Ferri Auparai (A2), Paslon urut 2, Bernadus Imburi-Zet B Marani (Beriman), Paslon nomor urut 3 Paulus Y Indubri- Kuro MR Matani (Idaman) dan Paslon nomor urut 4 Hendrik Syake Mambor- Andarias Kayukatui (Hemat). Namun, turut hadir dalam rapat tersebut hanya 2 Paslon yakni Paslon A2 dan Paslon Hemat.

Nunaki berharap, seluruh penyelenggaran PSU termasuk kemana dapat memastikan PSU di Wondama berjalan dengan lancar aman sesuai dengan aturan yang berlaku. Pada prinsipnya pemerintah daerah siap mengfasilitasi PSU agar berjalan aman.

“Saya harap rapat hari ini dapat memberikan kepastian siap laksanakan PSU besok lusa nanti dengan damai. Paslon yang bertanrung siap kalah dan siap menang. Kami selaku pemerintah daerah tetap mengfasilitasi jalannnya PSU,”ujar Nunaki.

PJS Wondama : Penyelenggara PSU Harus Perhatikan Dengan Baik DPT

Menegaskan tentang hal-hal yang dapat memicu kericuhan di tengah masyarakat terutama di daerah yang akan berlangsung PSU. Nunaki tegaskan penyelenggara PSU perhatikan dengan baik DPT di masing-masing TPS yang akan laksanakan PSU Kamis mendatang ini.

“Saya ingin lihat kesiapannya seperti apa, tidak boleh ada DPT yang ada namanya tetapi tidak ada orangnya. Jangan sampai PSU ini cacat karena lalai dalam pencermatan,’’ucap Nunaki.

Baca Juga : DPRD Kota Jayapura Mengimbau Warga Tetap Menerapkan 3M

Nunaki tegaskan, pemerintah daerah siap melakukan pencermatan bersama KPU dan Bawaslu terkait DPT di 4 TPS yang akan PSU. Apabila terdapat nama yang dobel atau sudah meninggal harus di coret.

“Saya sampaikan sekali lagi lihat pegang baru saya percaya, pemerintah daerah siap melakukan pencermatan dengan KPU dan Bawaslu, sehingga kemudian kita tidak saling menyalahkan. Kita harap dapat menghasilkan suatu pemilu yang bermartabat di Wondama. Siapa yang meninggal, siapa yang pindah domisili, di coret, di cermati dengan baik. Kita bekerja hari ini juga diselesaikan,” tutur Nunaki.

Ia juga menyampaikan untuk bisa mendistribusikan logistic ketangan-tangan yang berhak untuk menyalurkan suaranya.

“Distribusikan logistic sampai ketangan yang berhak menyalurkan suaranya pada PSU Kamis, 8 April mendatang, kawal dengan baik pastikan nama dan alamat penerima sesuai data DPT,” tukas Nunaki.

Pada kesempatan rapat tersebut Devisi Hukum dan Pengawasan Julian Madiowi mengatakan logistik PSU sudah siap didistribusikan, termasuk dengan logistic Alat Pelindung (APD) covid-19.

“Secara keseluruhan, logistik yang diperlukan untuk besok, sudah lengkap semua. Dari surat suara, bilik suara dan dokumen yang nanti di gunakan untuk pemungutan surat suara,” ujar Madiowi.