Jenis Narkotika dan Psikotropika yang Perlu Diketahui
beritapapua.id - Jenis Narkotika dan Psikotropika yang Perlu Diketahui - Halodoc

Jenis Narkotika dan Psikotropika yang Perlu Diketahui – Kasus penyalahgunaan Narkoba di Indonesia menjadi masalah serius sudah sangat sering terjadi, walaupun banyak sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahayanya jenis obat terlarang ini. Narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif yang jika dikonsumsi dapat memengaruhi kondisi kejiwaan, pikiran, perasaan, dan perilaku serta ketergantungan atau kecanduan pada pemakainya.

Berdasarkan UU No. 35 tahun 2009, narkotika merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Sedangkan psikotropika menurut UU No. 5 tahun 1997 adalah suatu zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat, yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku.

Baca Juga: Sarang Semut Khas Papua Disebut Mampu Sembuhkan Kanker

Jenis Narkotika dan Psikotropika

  1. Morfin

Morphin termasuk dalam jenis narkoba berbahaya yang berasal dari alkaloid analgesik kuat yang ditemukan pada tanaman opium. Jenis narkoba ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat sebagai penghilang rasa sakit. Penyalahgunaan narkoba jenis ini dapat berdampak buruk bagi tubuh, seperti menurunkan kesadaran, menimbulkan rasa bahagia luar biasa,  jantung berdebar-bedar, menyebabkan pingsan, gelisah dan gangguan menstruasi dan impotensi.

  1. Heroin/Putaw

Narkoba jenis ini dihasilkan dari pengolahan morfin secara kimiawi. Namun, reaksi yang ditimbulkan heroin menjadi lebih kuat dari morfin, sehingga mengakibatkan zat ini sangat mudah menembus ke otak. Berikut bahayanya jika disalahgunakan, melambatkan denyut nadi, menurunnya tekanan darah, otot lemah, hilang percaya diri, suka menyendir, cenderung suka berbohong dan sering tidur.

  1. Ganja/Marijuana

Jenis tanaman ini banyak tumbuh di negara beriklim tropis dan telah dikenal manusia sejak lama. Ganja adalah tumbuhan budidaya yang menghasilkan serat dan kandungan zat narkotika pada bijinya. Ganja dapat membuat pemakainya mengalami rasa senang berkepanjangan tanpa sebab. Ganja memiliki sisi bahaya bagi kesehatan tubuh seperti membuat denyut nadi dan jantung lebih cepat, mulut dan tenggorokan terasa kering, sulit dalam mengingat dan berkomunikasi, terlihat agresif, serta mengalami gangguan tidur.

  1. Kokain

Kokain berasal dari tanaman Erythroxylon coca, dari Amerika Selatan yang biasa dimanfaatkan daunnya dengan cara dikunyah untuk mendapatkan efek stimulan. Kokain dapat memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Berikut bahayanya penyalahgunaan narkoba ini seperti memberikan efek kegembiraan yang berlebihan, merasa gelisah, berat badan turun, masalah kulit, gangguan pernafasan dan kerusakan paru-paru serta turunnya selera makan.

  1. LSD (Lysergic Acid)

LSD adalah jenis narkoba golongan halusinogen yang dapat menimbulkan efek halusinasi. Biasanya berbentuk lembaran kertas kecil, kapsul, atau pil. Efek buruknya bagi kesehatan adalah sering berhalusinasi mengenai berbagai kejadian, tempat, warna, dan waktu, sering mengalami paranoid, denyut jantung dan tekanan darahnya meningkat, depresi dan merasa pusing serta memiliki rasa panik dan takut yang berlebihan.

  1. Opium

Opium adalah jenis narkoba yang berbentuk bubuk yang dihasilkan dari tanaman bernama papaver somniferum. Kandungan jenis narkotika ini biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit. Adapun efek buruknya bagi kesehatan adalah memiliki semangat yang tinggi (hiperaktif), merasa pusing, birahi meningkat, sering merasa sibuk sendiri.

  1. Kodein

Pada dasarnya kodein merupakan obat batuk yang biasa diberikan dokter pada pasien yang mengalami sakit tenggorokan atau batuk, namun jenis narkotika dan psikotropika ini memiliki efek ketergantungan bagi si pengguna. Obat ini dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika disalahgunakan, seperi mengalami euforia, gatal-gatal, mual dan muntah, mudah mengantuk, mengalami hipotensi dan depresi saluran pernafasan.

  1. Ekstasi

Ekstasi sering digunakan sebagai obat yang dapat mengakibatkan penggunanya menjadi sangat aktif. Biasanya, narkoba jenis ini ditemukan dalam bentuk tablet, pil hingga serbuk. Jenis ini juga ditemukan dengan nama lain inex atau metamphetamines. Bahaya yang dapat ditimbulkan dari penyalahgunaan ekstasi adalah rasa percaya diri yang berlebih, timbulnya euforia, mual dan dehidrasi, meningkatnya suhu tubuh, tekanan darah serta gangguan mental.

  1. Sabu-sabu

Sabu-sabu biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang parah, seperti gangguan hiperaktivitas kekurangan perhatian atau narkolepsi. Bagi orang yang menyalahgunakan obat jenis ini dapat menimbulkanefek buruk seperti naiknya suhu tubuh, insomnia, nafsu makan menghilang, kekurangan kalsium dan depresi berkepanjangan.

  1. Nipam

Nipam sejenis pil koplo yang dikonsumsi untuk mengurangi anseitasi yang disalahgunakan untuk mengurangi kecemasan. Nipam biasanya digunakan bersamaan dengan minuman beralkohol yang sebenarnya bahaya bagi penggunanya. Jenis narkoba ini dapat memberikan beberapa efek buruk bagi tubuh, seperti mengalami gangguan saat berbicara, sempoyongan, wajah kemerahan, banyak bicara, kurang fokus dan turunnya kesadaran.