Jokowi: RS Jenderal LB Moerdani Mempermudah Pelayanan Kesehatan
beritapapua.id - Presiden Jokowi saat meresmikan Rumah Sakit Jendral TNI L.B Moerdani. (foto: tangkapan layar video/youtube Sekertariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Rumah Sakit Jenderal TNI LB Moerdani di Merauke, Papua. Jokowi berharap Rumah Sakit Jenderal TNI LB Moerdani bisa mempermudah pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Rumah Sakit Modular Jenderal TNI L.B Moerdani milik Kementerian Pertahanan memiliki fasilitas Kesehatan yang sangat lengkap. Seperti ruang rawat inap, isolasi, karantina, laboratorium, instalasi gawat darurat (IGD), radiologi, farmasi serta memiliki kapasitas 201 tempat tidur.

“Rumah Sakit Modular ini sangat dibutuhkan untuk membantu penanganan-penanganan masyarakat yang sakit dengan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan terjangkau,” ujar Jokowi saat peresmian, Minggu (3/10) kemarin.

Di samping itu, pembangunan Rumah Sakit Modular Jenderal TNI L.B Moerdani merupakan pekerjaan hasil Kerja sama Operasi (KSO) antara PT PP (Persero) Tbk dan PT Amarta Karya (Persero) untuk penanganan COVID-19 di Merauke Papua.

“Jadi selain untuk penanganan COVID-19, juga dapat berguna untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Merauke dan tentunya juga untuk masyarakat Kota Merauke Papua,” kata Direktur Utama Amarta Karya Nikolas Agung.

Pembangunan Rumah Sakit Modular Selesai Dalam Waktu Singkat

Nikolas Agung mengatakan, pembangunan Rumah Sakit Modular ini selesai dalam waktu yang sangat singkat, yakni kurang lebih 20 hari.

“Ini adalah kali pertama, Amka turut berkontribusi membangun Rs Modular milik kemenhan. Dari awal kami sudah berkomitmen untuk dapat menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Modular ini dengan memberikan hasil yang berkualitas dan selesai secara tepat waktu. Puji syukur alhamdulillah kami Amarta Karya dan PT PP dapat menyelesaikan pembangunan RS ini dengan singkat dan tepat waktu. Ini sebuah pencapaian kami yang sangat luar biasa dan merupakan bukti nyata dalam kontribusi penanganan COVID-19 di Indonesia khususnya di Kota Merauke Papua,” tutur Nikolas Agung.

Baca Juga: Ketua Harian PB PON Ajak Warga di Wilayah Adat Ikut Dukung PON XX

Lebih lanjut, kata Nikolas RS Modular ini merupakan sinergi yang baik BUMN antara Amarta Karya dan PP. Apalagi, dalam kurun waktu 20 hari proyek tersebut rampung di kerjakan.

“Serta kami bergandengan tangan dengan stakeholders terkait dalam keberlangsungan pembangunan Rumah Sakit ini,” ujar Nikolas.

Sementara itu, berkenaan dengan hal tersebut corporate secretary Amarta Karya Pandhit Seno aji pengerjaan Proyek RS Modular ini, mewujudkan unsur kolaborasi sesuai dengan core Value AKHLAK yang menjadi pedoman bersama.

“Alhamdulillah penyelesaian RSDC yang diberi nama RS Jenderal TNI L.B Moerdani, mendapat apresiasi dari keseluruhan stakeholders, utamanya dari Bapak Presiden dan Bapak Menhan. Kami sampaikan terima kasih kepada PT PP selaku partner KSO. Penyelesaian project ini membangkitkan optimisme bagi perseroan untuk selalu meningkatkan kompetensi dan adaptif dalam melihat setiap peluang, yang ujung nya berkontribusi secara aktif dalam pembangunan negara,” tutur Pandhit.