Jumlah Meninggal Akibat Covid-19 di Kota Sorong Meningkat
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku saat memberikan keterangan di Sorong, Jumat, 30 April (foto : voi.id)

Jumlah pasien meninggal karena Covid-19 di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat meningkat, karena dalam sepekan sudah ada 3 orang meninggal. Informasi tersebut adalah upate dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Laku kembali mengingatkan, agar seluruh warga Kota Sorong patut lebih waspada lagi. Karena update terbaru, bahwa jumlah kasus positif baru dan pasien meninggal dunia akibat Covid-19 kota Sorong terus mengalami peningkatan drastis.

“Tim satgas Covid-19 Kota Sorong baru menerima hasil pemeriksaan laboratorium dari 105 sampel swab. Dari jumlah tersebut, terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif baru sebanyak 27 orang,” ujar Ruddy Rudolf Lakku, Jumat (30/4/21).

Sedangkan untuk penambahan jumlah kasus positif Covid-19 selama sepekan belakangan ini ada penambahan 27 orang pasien baru positif Covid-19 sehingga total keseluruhan mencapai 3.127 orang.

Total terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Sorong kini menjadi 3.127 orang dan total pasien sembuh bertambah menjadi 2.952 orang.

“Namun ada penambahan sembuh 62 orang hingga total pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 2.952,” ujarnya.

Ia mengatakan, bahwa masih ada 36 spesimen yang sedang mendapatkan pemeriksaan laboratorium dan menunggu hasilnya.

Update Terbaru Penyebaran Covid-19 Kota Sorong

Selain itu, Ruddy juga memaparkan update terbaru penyebaran Covid-19 di Kota Sorong. Kontak erat sebanyak 9.330, proses dikarantina tidak ada dan discharded 9.330 orang. Untuk suspek total 1.634 orang, dalam pemantauan 23 orang, sedang dalam perawatan 44 orang dan discharded sebanyak 1.567 orang.

Baca Juga : Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Yahukimo Tertunda Sampai 4 Mei

“Probable 5 orang, hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif 3.127 orang, negatif 7.499 orang dan pasien yang sembuh sebanyak 2.952 orang. Kemudian pasien meninggal dunia RT-PCR (+) sebanyak 55 orang, RT-PCR (-) sebanyak 7 orang dan probable suspek 10 orang,” rincinya.

Ruddy menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Sorong agar tidak mengabaikan protokol kesehatan untuk melindungi diri dan keluarga dari penyebaran virus Corona.

Menurutnya, jika ada masyarakat yang berpikir bahwa virus Corona sudah tidak ada di kota Sorong itu pemikiran yang keliru. Sebab penambahan pasien baru positif COVID-19 menunjukkan bahwa virus tersebut masih ada.

“Tetap memakai masker, rajin mencuci tangan, selalu menjaga jarak, serta hindari kerumunan agar terhindar dari virus Corona,” tambah dia.