Kabupaten Manokwari Selatan Tingkatkan Produksi Kakao
Beritapapua.id - Kabupaten Manokwari Selatan Tingkatkan Produksi Kakao - Jagat Papua

Kabupaten Manokwari Selatan Tingkatkan Produksi Kakao – Kabupaten Manokwari Selatan melakukan pengiriman kakao kering ke Surabaya. Biji kakao kering sebanyak 12 ton tersebut dikirimkan melalui Pelabuhan Manokwari.

Dalam pelepasan pengiriman tersebut, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, menyampaikan harapannya agar produksi kakao di Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan terus meningkat hingga 1.000 ton per bulan. Mengingat kakao merupakan salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan pada program pembangunan berkelanjutan.

“Coklat Ransiki dulu pernah jaya. Dulu hasil produksi perbulan bisa mencapai rata-rata 1.000 ton. Kita dorong, harus bisa kembali ke masa kejayaan itu,” ucap Gubernur Mandacan.

Dominggus mengutarakan telah direalisasikan program pengembangan lahan masing-masing 40 hektar di Kampung Abresso, Ransiki, Manokwari Selatan. Adapun lahan perkebunan kakao di daerah tersebut masih sangat luas mencapai lebih dari 1.500 hektar.

Dari seluruh lahan tersebut baru sekitar 200 hektar yang berproduksi. Yang mana jika semua lahan bisa dikelola maka peredaran uang di masyarakat akan semakin meningkat. Pemprov berupaya mengalokasikan kembali pada tahun 2021 dan seterusnya. Secara bertahap diharapkan seluruh lahan yang sudah tersedia bisa dimanfaatkan.

Baca Juga: Pengiriman Beras Perdana Dari Merauke ke Surabaya

Ekspor Biji Kakao Kering Manokwari Selatan

Kabupaten Manokwari Selatan Tingkatkan Produksi Kakao
Beritapapua.id – Kabupaten Manokwari Selatan Tingkatkan Produksi Kakao – Papuabaratnews

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Papua Barat, Charlie Heatubun mengatakan selama tahun 2020 total sudah 90 ton biji kakao kering dikirim koperasi Eiber Suth Ransiki. Yang mencakup pasar dalam negeri dan menjadi komoditas ekspor ke sejumlah negara di Eropa, seperti Inggris dan Prancis.

Charlie Heatubun menambahkan, pada tahun 2020 Pemprov Papua Barat juga telah menggelontorkan anggaran untuk pengembangan lahan seluas 40 hektar. Selain bibit, peralatan juga diberikan dalam paket bantuan. Seperti bantuan peralatan, pupuk hingga obat pembasmi hama.

Pada pelepasan pengiriman biji kakao di pelabuhan Manokwari tersebut, Gubernur Mandacan juga menyerahkan bantuan peralatan dari Mitra pembanguan program pertumbuhan ekonomi hijau. Guna  mendukung kegiatan koperasi dan petani meningkatan kuantitas serta kualitas produksi kakao Bantuan tersebut berupa dua mesin sortrasi, senso, mesin babat, rool plastik UV, 20 unit rumah pembibitan.