Kabupaten Papua Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka
beritapapua.id - Kabupaten Papua Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka - Jubi

Kabupaten Papua Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka – Demi melakukan pencegahan penyebaran Covid-19, sistem pembelajaran secara daring dari rumah. Yang mana kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan sistem pembelajaran jarak jauh menggunakan bantuan teknologi tanpa adanya tatap muka antara guru dan murid. Para siswa pun tidak diwajibkan untuk datang ke sekolah dan melaksanakan aktivitas pembelajaran.

Mulai dari Maret 2020 para siswa di Kota Jayapura mulai belajar dari rumah untuk mencegah penularan virus corona. Peraturan ini berlaku bagi pelajar di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman-Kanak-kanak, Sekolah Dasar, dan Sekolah Menengah Pertama.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura-Papua, Fachruddin Pasolo, sebelumnya mengatakan bahwa pemberlakukan belajar di rumah bagi peserta didik untuk mencegah penyebaran virus corona. Sebab imunitas tubuh anak-anak usia sekolah sangat rentan terkena serangan virus bagi saluran pernapasan. Namun sayangnya tidak semua peserta didik dapat melakukan pembelajaran online, karena terbatasnya jaringan internet dan smartphone.

Baca Juga: Apa Israel Dalang Ledakan di Beirut?

Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Dibuka Secara Bertahap

Namun saat ini Pemerintah Provinsi Papua akhirnya mengizinkan sekolah-sekolah di 28 kabupaten di Papua melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara bertahap. Sebanyak 28 daerah ini dinilai telah layak memasuki tahapan normal baru di masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (PPAD) Papua, Christian Sohilait mengatakan hal ini dilakukan sesuai hasil analisis Pemprov Papua. Adapun 28 kabupaten ini melaksanakan kegiatan belajar di sekolah secara tatap muka secara bertahap. Dimana pihak sekolah tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Namun untuk Kota Jayapura yang belum dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka karena masih tingginya kasus positif Covid-19. Dimana angka reproduksi efektif di Kota Jayapura masih 1,9 diatas angka ideal yaitu 1 untuk dapat melaksanakan normal baru.

Christian menambahkan untuk dapat melaksanakan kegiatan belajar tatap muka, maka pihak sekolah harus mendapatkan rekomendasi Pemda setempat. Nantinya PPAD Papua akan menyiapkan surat edaran berisi petunjuk teknis pelaksanaan belajar serta persyaratan yang harus dipenuhi pihak sekolah.  Seperti memastikan siswa yang mengikuti kegiatan belajar tatap muka dalam kondisi sehat. Serta menyiapkan fasilitas cuci tangan dan setiap kelas maksimal hanya menampung 15 orang. Dimana nantinya hanya sekolah yang benar-benar siap melaksanakan protokol kesehatan.

Kabupaten Supiori menjadi kabupaten pertama yang dipastikan telah membuka sekolah-sekolahnya untuk aktivitas pembelajaran secara langsung. Setelah sebelumnya telah mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 Supiori. Untuk selanjutnya, Christian juga menyatakan bahwa 27 kabupaten lain di Papua juga telah bisa melakukan hal yang sama dengan persyaratan serupa.