Kajati Papua Barat Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi
beritapapua.id - Kajati Papua Barat W. Lingitubun menandatangani kesepakatan bersama dalam pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Senin (14/6/2021) (foto : jubi)

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat mencanangkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Hal ini seperti yang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Barat, Wilhelmus Lingitubun katakan pada, Senin (14/6/2021) kemarin dalam apel pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM. Ia mengatakan dalam sambutannya ini menjadi komitmen bersama, sehingga korps Adhyaksa provinsi itu mampu menghadapi hambatan dan tantangan.

“Dengan komitmen bersama kita mampu mewujudkan suatu penegakkan hukum yang berkeadilan, dan berhati nurani dengan tetap mengedepankan kearifan lokal atau local wisdom di provinsi ini,” ujarnya.

Kajati mengatakan berdasarkan surat ketua tim penilai daerah Kejati Papua Barat Nomor: 645/R.2.1/Hs.1/06/2021 tanggal 7 Juni 2021. Kejati Papua Barat turut serta dalam kontes zona integritas WBK dan WBBM tahun 2021.

Ia juga mengatakan pencangan tersebut akan bisa terwujud dari dukungan Wakajati. Dan tidak lupa juga para asisten selaku pionir berdirinya Kejaksaan Tinggi di Provinsi Bumi Kasuari tersebut.

Lingitubun juga menyampaikan apresiasi atas upaya bersama seluruh jajarannya. Karena dengan upaya bersama tersebutlah Kejati Papua Barat bisa mensejajarkan diri dengan Kejaksaan Tinggi lainnya di Indonesia. Dengan usia Kejati Papua Barat yang masih terbilang sangat muda usianya yaitu satu tahun enam bulan. Namun hal itu tidak mengahalangi untuk bisa sejajar dengan Kejaksaan Tinggin Lainnya di Indonesia.

Kajati Papua Barat : Semua Dapat Dilakukan Dengan Semangat dan Etos Kerja Tinggi

Kejati mengakui, semua ini dapat dilakukan oleh orang-orang yang punya semangat dan etos kerja tinggi. Dan satu hal yang tak kalah penting yaitu pola pikir dan budaya kerja dengan sasaran enam area perubahan.

“Sasaran enam area perubahan kita saat ini adalah pada area manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Kajati Papua Barat.

Baca Juga : Laga Ujicoba Kedua Persipura Terpaksa Dihentikan Saat Babak Kedua

Untuk mewujudkan zona integritas menuju WBK dan WBBM itu dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh insan Adhyaksa Kejati Papua Barat.

Senada dengan Lingitubun, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Papua Barat, Witono, mengatakan, menuju WBK ada beberapa sarpras (sarana dan prasarana) yang mereka lengkapi terutama sarana penunjang layanan publik.

“Kami menyiapkan video tron supaya semua kegiatan pelayanan di Kejati terus di update. Selain melibatkan pekerja pers sebagai mitra strategis Kejati dalam memenuhi kebutuhan informasi kepada masyarakat atau publik,” ujar Witono.

Selain sarpras, kata Witono, adanya inovasi seperti Call center di penerangan hukum. Bisa melayani masyarakat yang membutuhkan penerangan hukum atau sosialosasi terkait hukum.

“Di bidang pengawasan, kita juga akan buka kontak pengaduan secara terbuka pula,” tambah Witono.