Kala Jurnalis Papua Mengajarkan Literasi Pada Anak-anak Papua
Beritapapua.id - Kala Jurnalis Papua Mengajarkan Literasi Pada Anak-anak Papua - Facebook GPM

Kala Jurnalis Papua Mengajarkan Literasi Pada Anak-anak Papua – Gerakan Papua Mengajar (GPM) merupakan sebuah gerakan besutan 6 orang yang berlatar belakang jurnalis. Gerakan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak-anak Papua. Tahun ini adalah tahun ke-7 GPM berbakti pada tanah kelahirannya.

“Kami tenaga pengajar tidak terikat, kami ini secara sukarela saja dari tahun 2013. Kami ada 5 sampai 6 orang dari latar belakang jurnalis, mahasiswa dan pemerintah yang tergerak hati untuk membantu mengajar anak-anak,” kata Orgenes Ukago, Sekertaris GPM kepada mengutip dari suarapapua.com, Minggu (20/9/2020).

Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Begitu sebutan bagi seorang pengajar yang melakukan baktinya secara sukarela. Mengajarkan literasi dasar seperti baca, tulis, hitung, hingga keterampilan lainnya kepada anak-anak Papua.

Orgenes menyebutkan bahwa Ia merasa terpanggil untuk mengajar. Tidak ada paksaan dalam melakukan aktivitasnya sebagai seorang relawan pendidikan bagi tanah Papua. Meskipun terkadang menghadapi berbagai halangan dan kendala, ia menyebut hingga kini GPM masih terus bertahan.

“Mengajar tidak dipaksa, melainkan panggilan. Untuk bahan yang kami gunakan adalah, keterampilan dan bagaimana anak itu bisa membaca, berhitung. Intinya yang mendasar,” papar Orgenes.

Baca Juga: Rencana Pemekaran Papua Menjadi 5 Provinsi

Bukan Sekadar Sebuah Gerakan Mengajar Calistung

Kala Jurnalis Papua Mengajarkan Literasi Pada Anak-anak Papua
Beritapapua.id – Kala Jurnalis Papua Mengajarkan Literasi Pada Anak-anak Papua – Nirmeke

Tak hanya soal baca, tulis dan hitung. GPM kini telah bekerja sama dengan Papuansphoto untuk mengajarkan teknik fotografi pada anak-anak Papua. Papuansphoto merupakan sebuah komunitas fotografi Papua yang cukup terkenal.

Papuansphoto merupakan salah satu komunitas yang dilirik oleh dunia fotografi internasional. Tahun 2019 lalu, mereka bahkan kedatangan fotografer asal Cina untuk melakukan hunting photo bersama. Kini, mereka mengajarkan ilmunya pada anak-anak GPM.

Pada tahun 2020 ini, GPM membuka cabang di Bumber Waena, Jayapura. Cabang lainnya terdapat di Meepago, Deiyai, dan Paniai. Meski gencar dalam melebarkan sayap, Orgenes mengaku masih ada 1 kendala yang cukup menantang dalam melakukan gerakan mengajar ini.

Seperti misalnya keterbatasan untuk biaya operasional. Serta terdapat batasan umur bagi para pengajar. Lebih lanjut Orgenes berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan agar GPM dapat terus mampu memajukan literasi anak-anak Papua.