Kandungan Nutrisi Tempe Mampu Kalahkan Daging
beritapapua.id - potongan tempe - (foto : istimewa)

Tahukah Anda bahwa nutrisi dari tempe mampu kalahkan daging? Soal rasa, mungkin tempe tak senikmat daging sapi. Namun soal nutrisi, ternyata tak beda jauh. Terlebih lagi, tempe punya harga yang lebih murah dari pada daging pada umumnya. Lantas, bagaimana bisa?

Kita harus bangga bahwa tempe adalah makanan asli buatan Indonesia. Tak hanya itu, tempe ternyata punya gizi dan nutrisi yang baik untuk tumbuh. Bahkan, tempe tergolong dalam makanan superfood atau pangan super.

Dalam 100 gram tempe, terdapat 201 kalori. Ini jumlah yang lebih besar dari pada 100 gram nasi yang biasanya 130 kalori saja. Artinya, dari segi kandungan energi, tempe sudah menang banyak dari makanan pokok Indonesia, nasi.

Selanjutnya, tempe juga kaya akan nutrisi baik. Misalnya, protein, asam lemak, serat, bahkan vitamin B1. Yang paling mencengangkan dari tempe adalah kandungan proteinnya yang melebihi daging.

Menurut Co Founder Tempe Movement, Driando Ahnan Winarno, kandungan protein tempe tak jauh beda dari protein daging sapi.

“Protein tempe dan daging sapi itu sama atau bisa lebih tinggi, level energinya sama, lemak jenuhnya jauh lebih rendah, kandungan garamnya jauh lebih rendah, kandungan seratnya jauh lebih tinggi,” kata Driando, mengutip kompas.

Adapun jika kandungan protein tempe lebih kecil, biasanya perbandingannya hanya 6 atau 5 gram saja. Namun, tempe punya lemak jenuh dan garam yang lebih rendah. Artinya, ini baik untuk kesehatan tubuh.

Selain itu, tempe punya senyawa yang baik bagi tubuh. Antara lain isoflavon, kalsium, dan zat besi. Berikut manfaat praktis tempe bagi tubuh.

1. Menurunkan Kadar Kolesterol dan Menangkal Radikal Bebas

Isoflavon dalam tempe mampu menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Selain isoflavon, lemak tak jenuh dalam tempe juga berfungsi serupa. Dengan demikian, kadar kolesterol jahat yang rendah mampu mencegah tubuh dari penyakit stroke dan jantung.

Baca Juga : Waktu Kian Singkat KONI Papua Tak Ingin PON XX Ditunda

Selain itu, isoflavon juga bermanfaat dalam menangkal radikal bebas. Isoflavon merupakan zat antioksidan dengan kadar tinggi pada tempe. Berdasarkan hasil penelitian, zat ini berfungsi sebagai penangkal zat yang mampu sebabkan kanker pada tubuh.

2. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Selanjutnya, tempe juga kaya akan kalsium. Bahkan, dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa kandungan kalsium tempe mirip dengan susu. Tubuh dapat menyerap kalsium tempe sehingga mampu memperkuat tulang.

Selain itu, mengonsumsi kalsium dapat memperkuat kesehatan gigi dan mencegah osteoporosis.

3. Menurunkan Risiko Anemia

Zat besi yang terkandung dalam tempe berfungsi menurunkan risiko anemia. Karena tempe terbuat dari kacang kedelai, maka kandungannya pun sama. Zat besi dalam tempe terbukti mudah untuk tubuh serap. Bahkan lebih mudah dari kedelai biasa.

Hal ini karena cara pembuatan tempe melalui proses fermentasi. Berdasarkan penelitian, proses ini membuat zat besi dalam kedelai lebih mudah untuk tubuh serap.

Dengan demikian, jangan malu makan tempe, ya! Bahwa, daging makanan khas Indonesia ini punya nutrisi yang mirip dengan daging. Selanjutnya, jangan lupa baca doa saat mengonsumsi tempe atau mengolahnya.