Kapal Rombongan Sosialisasi Pilkada KPU Raja Ampat Terbakar
Beritapapua.id - Kapal Rombongan Sosialisasi Pilkada KPU Raja Ampat Terbakar - Kompas

Kapal Rombongan Sosialisasi Pilkada KPU Raja Ampat Terbakar – Kapal kecil atau Speed Boat yang memuat rombongan KPU untuk melakukan sosialisasi Pilkada di Kampung Deer, Distrik Kofiau, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, terbakar di perairan Raja Ampat pada Selasa Sore (1/12/2020).

Mengutip dari Antara, Kapolres Raja Ampat, AKBP Adre J.W. Manuputty menjelaskan bahwa Speed Boat bernama Black STM berangkat dari  Pelabuhan Falaya Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat pada pukul 11.30 WIT dengan membawa rombongan KPU untuk melakukan sosialisasi Pilkada di Kampung Deer, Distrik Kofiau.

Para rombongan komisioner KPUD Raja Ampat hendak melakukan sosialisasi bimbingan teknis dan penggunaan aplikasi Sirekap dalam Pilkada Raja Ampat 2020.

Pada pukul 17.00 WIT rombongan tiba di perairan Kampung Deer, Distrik Kofiau. Saat rombongan hendak membongkar peralatan bimbingan teknis, tiba-tiba ada percikan api dari dalam mesin dan menyebabkan kebakaran kapal kecil tersebut. Kemudian api secara cepat menjalar hampir sebagian speed boat, rombongan KPU berhasil dievakuasi masyarakat ke daratan. Namun, kapal cepat beserta isinya hangus.

Kemudian sekitar pukul 17.30 WIT salah satu tim yang ikut rombongan menghubungi pihak KPU Kabupaten Raja Ampat untuk memberitahu peristiwa tersebut agar ditindaklanjuti.

Baca Juga: Deklarasi Sepihak Dari Benny Wenda

Tindak Lanjut Terhadap Peristiwa Kebakaran Kapal

Kapal Rombongan Sosialisasi Pilkada KPU Raja Ampat Terbakar
Beritapapua.id – Kapal Rombongan Sosialisasi Pilkada KPU Raja Ampat Terbakar – iNews

Kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, namun terdapat dua korban luka dalam peristiwa tersebut.  Yakni Geistow Ambraw mengalami luka bakar di kedua kaki dan Fahrul Bahmicd mengalami luka bakar di kedua kakinya. Kedua korban tersebut untuk sementara dirawat di Puskesmas Kampung Kofiau.

Polisi telah mengevakuasi empat korban kebakaran kapal yang ditumpangi rombongan KPU saat sosialisasi pilkada di Distrik Kofiau. Mereka kini menjalani perawatan di RSUD Waisai, Kabupaten Raja Ampat.

Adre menjelaskan bahwa dalam Kapal yang terbakar tersebut terdapat peralatan bimbingan teknis dan uang sebesar 400 juta rupiah yang ikut hangus terbakar. Untuk kerugian material total berkisar Rp 815 juta.

Lebih lanjut Adre mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka juga telah mengamankan barang bukti. Untuk kepentingan penyelidikan, polisi juga telah meminta keterangan seluruh penumpang dan kru kapal cepat.