Kapolri Jenderal Idham Azis Tindak Tegas Anggotanya yang Korupsi
beritapapua.id - Kapolri Jenderal Idham Azis Tindak Tegas Anggotanya yang Korupsi - JPNN

Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan bahwa dia akan menyeret anggotanya yang terbukti melakukan tindakan penyelewengan uang negara. Pernyataan tersebut disampaikannya ketika melakukan video telekonferensi dengan Kapolda Sulawesi Barat Irjen (Pol) Eko Budi Sampurno bersama dengan jajaran di daerah lain, seperti yang dikutip dari kompas.

Video telekonferensi ini sendiri dilakukan ditengah acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Polri dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pada awalnya, Idham Azis menyinggung soal tindak lanjut hasil pemeriksaan yang teindikasi sebagai suatu pidana atau tindakan yang merugikan negara dalam MoU tersebut.

Idham Azis kemudian berkelakar, “Dari segala macam penandatanganan yang baru kita lakukan, itu cuma ada dua, kalian komitmen atau konspirasi”, yang kemudian disambut tawa oleh para hadirin.

Idham Azis menuturkan bahwa tindak pidana korupsi akan bisa diselesaikan apabila anggotanya memiliki komitmen untuk memberantas korupsi. Namun sebaliknya, korupsi akan terus ada apabila anggotanya malah melakukan konsipirasi untuk melakukan tindakan yang melawan hukum.

“Kalau kau komitmen, selesai semua urusan ini. Tapi kalau kau konspirasi, biar sampai kiamat juga tetap saja ada nanti korupsi,” kata Idham Azis.

Dia pun berpesan dalam soal pengelolaan keuangan negara dalam lembaga yang dipimpinnya. Idham Azis menginstruksikan anggotanya untuk mengembalikan uang negara apabila uang tersebut tidak digunakan sesuai peruntukkannya.

“Kalau kau gunakan semua anak buah itu tidak sesuai dengan aturan, cuman ada dua pilihannya, kembalikan atau kau saya pidanakan. Dengar itu ya,” tegas Idham Azis.

Kerja sama antara Polri dan BPK sendiri mencakup tindak lanjut pemeriksaan yang berindikasi kerugian negara atau daerah dan unsur pidana, pertukaran data dan informasi, serta pemeriksaan investigatif.

Baca Juga: Bantuan Sosial Khusus Kepala Keluarga Perempuan

Polri Dapat WTP 7 Kali Berturut

Insitusi penegak hukum, Polri sendiri kembali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dari hasil audit BPK terhadap keuangan Polri masa anggaran 2019.

Dengan capaian ini, Polri tercatat telah tujuh kali secara berturut-turut memperoleh predikat WTP sejak tahun 2013 hingga 2019.

“Kemarin Polri WTP lagi untuk ketujuh kalinya, seperti (mendapat) bintang. Bintang tujuh, obat sakit kepala,” kelakar Jenderal Idham, seperti yang dikutip dari republika.