Karyawan Positif Covid-19, PT. Freeport Diminta Gelar Rapid Test
beritapapua.id - Karyawan Positif Covid-19, PT. Freeport Diminta Gelar Rapid Test - Jubi

Karyawan Positif Covid-19, PT. Freeport Diminta Gelar Rapid Test – Kasus covid-19 menyerang Indonesia Timur. Diketahui sebanyak 51 karyawan Freeport di Tembagapura, Papua, positif terjangkit covid-19. Sebanyak 42 orang di antaranya sudah melakukan isolasi mandiri. Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mimika, dr. Raynold Ubra membenarkan hal tersebut.

“Dari jumlah itu sebanyak sembilan orang dirawat di RS Tembagapura, Distrik Tembagapura, sedang lainnya dilakukan isolasi mandiri,” papar dr. Raynold Ubra di Jayuapura.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov Papua meminta PT Freeport untuk melakukan pemeriksaan cepat (rapid test) pada seluruh karyawannya yang ada di Mimika. Jumlah kasus covid-19 yang cukup tinggi di Mimika, khususnya area operasional PT Freeport Indonesia membuat Pemprov khawatir. Ia menghimbau rapid test dilakukan di semua tempat di Mimika.

“Kita mengimbau supaya dalam waktu yang singkat ini harap semua karyawan Freeport di manapun mereka berada, dari low land sampai high land segera rapid test,” ujar Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, dalam konferensi persi di Jayapura.

Pihak PT. Freeport sudah meningkatkan protokol kesehatannya untuk menghambat penyebaran virus corona. Meski begitu, Pemprov meminta agar PT. Freeport Indonesia terus memberikan informasi terkait situasi yang terjadi, dan mematuhi peraturan yang ada di Indonesia.

“Besok kita akan panggil perwakilan Freeport ke provinsi untuk jelaskan situasi yang ada. Di Mimika (jumlah kasus positif virus corona) meningkat karena Freeport,” kata Klemen.

Penambahan kasus covid-19 yang terjadi di PT. Freeport menambah jumlah kasus positif di Mimika yakni 87 kasus. Melalui angka tersebut, Mimika menjadi kabupaten dengan jumlah kasus positif corona terbanyak. Hingga hari Minggu kemarin, kasus positif di Provinsi Papua mencapai 240 kasus.

Baca Juga: 89 Ribu Pekerja Migran Kembali ke Indonesia

PT. Freeport Indonesia Tetap Berjalan

Vice President Corporate Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama dalam keterangan persnya, Senin, 4 Mei 2020, mengungkapkan bahwa operasional PT. Freeport tetap berlangsung meski didapati karyawan yang terjangkit covid-19.

“Kegiatan operasional PTFI hingga saat ini tetap berjalan agar bahan baku industri dapat terus tersedia, roda perekonomian lokal dan nasional dapat terus bergerak, dan area tambang tetap produktif dan terjaga kestabilannya. Meski demikian, kami memastikan keamanan dan kesehatan karyawan merupakan prioritas utama kami,” ujarnya.

Sejumlah upaya yang dilakukan oleh pihak PTFI adalah pemberlakuan physical distancing atau menjaga jarak, menyiapkan fasilitas medis di Tembagapura dan Timika, serta menutup akses masuk ke Tembagapura.

Pihaknya mengaku bahwa protokol kesehatan sudah dilakukan sejak awal Maret 2020. Beberapa upaya mitigasi dilakukan antara lain melipatgandakan protokol kesehatan di area kerja seperti menerapkan larangan masuk dan pembatasan perjalanan ke luar negeri, memeriksa suhu tubuh untuk setiap karyawan yang tiba di bandara dan terminal bus yang hendak memasuki area kerja PTFI, serta memaksimalkan pembatasan interaksi fisik dengan menutup sejumlah fasilitas seperti sekolah, tempat ibadah, dan restoran di seluruh area kerja.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, menjelaskan bahwa koordinasi dengan manajemen PTFI sangat penting untuk melakukan pencegahan penyebaran covid-19 di Mimika.

“Kami berkoordinasi erat dengan manajemen PTFI guna memastikan upaya pencegahan dan penanganan penyebaran covid-19 di lingkungan perusahaan berjalan sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.