Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Walkot Jayapura Minta Tingkatkan Kewaspadaan
beritapapua.id - Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano dan Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru. (Dok. Humas Pemkot Jayapura)

Kasus Covid-19 di Kota Jayapura, Provinsi Papua kembali meningkat setelah sempat berstatus zona hijau atau tidak ada kasus aktif sejak 21 Desember hingga 21 Januari 2022.

Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano minta adanya peningkatan kasus tersebut membuat masyarakat harus lebih waspada lagi.

“Covid-19 ini masih ada di sekitar kita, maka itu kita harus tetap meningkatkan kewaspadaan dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (26/1/2022).

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, hingga Selasa (25/1/2022), warga yang sudah terpapar sebanyak 11 orang. Sebagai rinciannya adalah dua orang di Keluraham Imbi, Distrik Jayapura Utara, tiga orang di Kelurahan Yobe, Distrik Abepura, dan satu orang di Keluraham Hedam, Distrik Heram. Sedangkan lima orang lainnya merupakan warga luar Kota Jayapura.

“Kota Jayapura masih nol Omicron. Saya sesalkan karena ada penambahan Covid-19 ini lewat bandara yang datang dari luar. Sementara sedang ditangani, dan akan dipulangkan ke daerahnya setelah dinyatakan sembuh,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano juga mengajak seluruh warga di ibukota Provinsi Papua ini, agar tetap menjaga kebersihan serta melakukan vaksinasi. Dan yang terpenting masyarakat juga harus mentaati imbauan pemerintah dalam pencegahan Covid-19 di masa pandemi.

“Mari kita satu hati melawan pandemi ini. Saya percaya, warga Kota Jayapura adalah warga yang cerdas dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Saya berharap kasus Covid-19 tidak meningkat drastis. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura,” ujar Tomi Mano.

Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Tomi Mano menambahkan Pemkot Jayapura terus meningkatkan pengawasan dan penerapan protokol kesehatan secara ketat dengan harapan seluruh warga terhindar dari paparan Covid-19 sehingga melakukan aktifitas dengan aman dan nyaman.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Melva Desinta Sirait mengatakan, tidak ada temuan varian Omicron dari kasus aktif Covid-19 terbaru.

Baca Juga: Bupati Manokwari Klaim Bandara Rendani Akan Menjadi Bandara Modern di Papua

“Ada 200 sampel yang diperiksa di Litbangkes Jayapura. Sampel itu dikumpulkan sejak pasca tahun baru. Tracing kontak tetap kami lakukan agar kasus Covid-19 ini tidak meningkat drastis,” ujar Sirait.

Sirait menambahkan agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi supaya tidak terpapar Covid-19 sebab kesadaran dan kepedulian warga sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, mengurangi aktifitas di luar rumah, menjauhi kerumunan, dan menjaga kesehatan adalah kunci untuk memutus penyebaran Covid-19 ini,” ujar Sirait.