Ribuan Pasien di Papua Barat Berjuang Lawan Covid-19
beritapapua.id - Juru bicara Satgas COVID-19 Papua Barat dokter Arnold Tiniap diruang kerjanya. (foto : antara)

Kasus harian positif Covid-19 di Provinsi Papua Barat, Rabu (14/7/2021) memecahkan rekor baru penambahan terbanyak selama pandemi. Satgas Covid-19 Papua Barat melaporkan tambah 602 kasus positif berasal dari 10 kabupaten dan kota di provinsi itu.

Juru bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, Arnold Tiniap mengatakan, tambahan 602 kasus positif hari ini tercatat sebagai kasus terbanyak sepanjang pandemi Covid-19 di provinsi itu.

“Ini kasus terbanyak, tambah 602 sehingga total kasus positif (aktif) saat ini bertambah menjadi 3.904 orang,” kata dokter Arnold Tiniap.

Arnold Tiniap merinci bahwa 602 kasus positif berasal dari kota Sorong 246 orang, Teluk Buntuni 141 orang, Manokwari 114 orang, Fakfak 40 orang, Kaimana 27 orang, Sorong Selatan 16 orang, kabupaten Sorong 11 orang, Manokwari Selatan 4 orang, Tambrauw 2 orang, dan kabupaten Raja Ampat 1 orang.

Pada hari yang sama juga ia mengatakan bahwa terdapat penambahan tiga kasus pasien meninggal dunia akibat Covid-19. Masing-masing pasien tersebut berasal dari Kabupaten Fakfak, Sorong Selatan dan Teluk Wondama.

“Hari ini ada pula tambahan tiga kasus pasien meninggal dunia akibat Covid-19. Pasien berasal dari kabupaten Fakfak, Sorong Selatan dan Teluk Wondama. Sehingga total kasus meninggal Papua Barat jadi 219 orang,” ujar Arnold Tiniap.

Ia juga menyampaikan masih ada 3.904 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit. Ada juga beberapa pasien yang melakukan isolasi mandiri tersebar di 13 kabupaten dan kota di provinsi Papua Barat.

Rincian Jumlah Pasien Dari Berbagai Kabupaten di Papua Barat

Jumlah 3.904 pasien Covid-19 Papua Barat tersebut berasal dari berbagai Kabupaten yang ada di Papua Barat. Seperti 1.680 orang berasal dari Kabupaten Manokwari, Kota Sorong 353 orang, Teluk Bintuni 593 orang, Fakfak 456 orang, kabupaten Sorong 26 orang, Teluk Wondama 287 orang.

Tidak hanya itu Raja Ampat 154, Kaimana 184 orang, Sorong Selatan 83 orang, Manokwari Selatan 83 orang, Tambrauw 4 orang, Maybrat 1 orang. Dan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak 0, karena sejauh ini belum ada laporan.

Baca Juga : Ribuan Pasien di Papua Barat Berjuang Lawan Covid-19

Sementara, Panglima Kodam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa telah mengunjungi dua perusahaan produksi oksigen di kabupaten Manokwari. Kunjungan itu bertujuan untuk memastikan ketersediaan cadangan oksigen bagi rumah sakit rujukan pasien COVID-19 daerah itu.

“Saya akan bantu datangkan teknisi untuk menginstal mesin dan peralatan milik salah satu perusahaan produksi oksigen. Kami siap bantu pemerintah dan rakyat Papua Barat menghadapi lonjakan kasus positif Corona ini,” kata Panglima Kodam Kasuari.