Kawal Inpres No 1/2021, Paulus Waterpauw Rapat Bersama di PLBN
beritapapua.id - Komjen Pol Paulus Waterpauw. (foto: istimewa)

Komjen Pol Paulus Waterpauw bersama instansi terkait melakukan rapat di PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura Kamis (28/10/2021). Hal ini guna untuk mengawal Inpres No 1 tahun 2021 tentang percepatan ekonomi di wilayah perbatasan Deputi II BNPP (Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan).

Rapat tersebut juga untuk mencari solusi dari beberapa masalah yang ada. Dan salah satu masalah yang ada adalah kondisi Pasar PLBN Skouw yang cukup memprihatinkan.

Paulus mengaku telah melihat langsung kondisi Pasar Skouw bersama Kementerian Koperasi yang sangat memprihatinkan.

“Hal-hal seperti ini jangan berharap ada anggaran dari negara, tetapi harus ada kepedulian dari kita, prinsip saya begitu. Bapak ibu jangan tersingung, karena itu sudah sifat kita. Bagaimana mengembangkan potensi pasar ini, kita manfaatkan potensi yang ada,” pintanya.

Ia juga menegaskan bahwa Inpres No. 1 Tahun 2021 sudah ada hanya saja tinggal melakukan pelaksanaannya. Untuk itu ia akan mengemban amanah yang ada untuk melaksanakan Inpres tersebut.

“Inpres ini sudah ada dan jelas, hanya saja tidak ada yang mengarahkan. Saya ada di sini untuk mengarahkan itu. Saya akan keras di sini, karena itu amanah presiden kepada saya. Untuk apa ada orang Papua di situ (BNPP), kalau tidak bisa kerja. Bintang tiga jadi deputi kalau tidak bisa kerja,” ujar Paulus dengan nada keras.

Ciptakan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Sementara itu, Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Suzanna Wanggai mengapresiasi respon cepat pemerintah pusat dalam hal ini Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan di Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP), Komjen Paulus Waterpauw yang datang bersama Kementerian Koperasi untuk mengawal Inpres nomor 1 /2021 secara global, khususnya di perbatasan Papua.

“Mari ciptakan pusat pertumbuhan ekonomi di perbatasan dan bagaimana menjadikan perbatasan sebagai pintu depan negara, wajah Indonesia di depan,” jelasnya.

Baca Juga: Atlet NPC Akan Mendapatkan Bonus Berbeda Dari Atlet PON XX

Menurutnya, PLBN Skouw sudah ada dan saat ini hanya tinggal memaksimalkannya dan bekerja sama untuk menciptakan perputaran ekonomi di perbatasan.

“Kami apresiasi kegiatan hari ini, Deputi II, Bapak Paulus yang langsung menggandeng Kementerian Koperasi dan instansi terkait duduk bersama mengawal Inpres 1/2021,” jelasnya.

Menurut Susi masih banyak yang hal yang harus dibenahi di perbatasan, misalnya hingga pelosok kabupaten dan distrik yang berbatasan langsung dengan wilayah perbatasan.

“Ini baru di Kota Jayapura, baru Skouw belum keseluruhan di distrik perbatasan. Walau begitu apresiasi yang tinggi kami ucapakan kepada pemerintah pusat yang benar -benar menjalankan amanat agar perbatasan sebagai beranda negara,” katanya.