Kawasan Stadion Lukas Enembe Tergenang Air Pada Jumat Pagi
beritapapua.id - Kondisi bagian luar Stadion Lukas Enembe yang terendam banjir pada Jumat (7/1/2022) malam. (dok. Polisi Jayapura)

Kawasan Stadion Lukas Enembe di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, tergenang air akibat hujan lebat. Dari tiga fasilitas besar di kawasan tersebut, genangan air terbanyak berada di istora.

Sejumlah fasilitas pendukung di istora seperti ruang pompa udara, ruangan travo listrik juga terkena genangan air. Dan beberapa fasilitas serta sejumlah zona penting juga ikut tergenang air.

“Hanya saja, lantai utama yang biasa untuk digunakan menjadi tempat pertandingan itu aman, karena berada pada posisi yang agak sedikit tinggi,” ujar koordinator venue istora, Alex Pulalo, Jumat (7/1/2022).

Alex menjelaskan bahwa hujan lebat memang sempat mengguyur wilayah tersebut pada pukul 01.00-04.00 pagi. Karena curah hujan lebat, pihaknya kemudian datang ke kawasan stadion untuk memastikan stadion dalam kondisi aman.

Namun sesampainya di stadion, luapan air dari dalam stadion sudah memenuhi badan jalan utama pintu masuk.

“Karena luapan air yang sangat deras dari dalam stadion di pintu masuk utama, kami bersama beberapa rekan membantu para sekuriti yang sedang mengarahkan luapan air tersebut pada lubang air di pintu masuk, yang mengarah ke drainase. Setelah luapan air mulai menurun, kita bergegas ke istora,” katanya.

Genangan Air Tidak Surut Hingga Pagi

Alex menjelaskan bahwa hingga pagi, genangan air istora tidak kunjung surut karena tidak ada memiliki ruang yang baik untuk keluar. Akhirnya pihaknya memutuskan membongkar pembatas dan airnya bisa keluar langsung ke drainase di pinggir jalan utama istora.

“Ini luapan air Sungai Makhanuai dari kaki gunung yang turun ke Kampung Harapan, jalur airnya sudah dibuat, hanya saja pembatas yang dibuat sebagai saringan air dan sampah ini yang tidak berfungsi baik, sehingga dari titik tersebut yang seharusnya air mengikuti jalur drainase, malah meluap keluar menuju kawasan stadion,” jelasnya.

Baca Juga: Gol Ricky Ricardo Selamatkan Persipura Dari Kekalahan

Di tempat yang sama, Arthur Yoku, sekuriti di Stadion Lukas Enembe mejelaskan bahwa kondisi yang sama pernah terjadi pada 2019 lalu, saat banjir bandang menerjang Kota Sentani.

Menurutnya, menjelang persiapan hingga pelaksanaan PON XX dan Peparnas XIV Papua, selama hujan kondisi stadion tidak seperti saat ini.

“Hujan tadi malam sangat deras dan berlangsung lama. Pada pukul 21.00 WIT hingga pukul 24.00 itu hujannya sedang saja tetapi disertai angin, guntur dan kilat. Satu jam berselang dari pukul 24.00 itu, mulai hujan deras disertai angin yang kencang juga sampai pagi,” katanya.