Kebakaran di Pasar Wosi Manokwari, Puluhan Kios Hangus Terbakar
beritapapua.id - Tampak kobaran si jago merah semakin membesar di Pasar Wosi, Manokwari, Papua Barat. (foto: istimewa)

Kebakaran melanda puluhan bangunan lapak jualan dan kios milik pedagang di kawasan pasar sentral Wosi kabupaten Manokwari, Papua Barat. Kebakaran yang mengakibatkan puluhan bangunan ludes terbakar ini terjadi pada, Minggu malam, 24 Oktober 2021.

Salah seorang warga bernama Alif saat kejadian berada di sekitar pasar sentral Wosi mengatakan kobaran api terlihat sekitar pukul 22.00 WIT.

Ia mengatakan api yang mulai terlihat besar dengan cepat langsung melahap semua bangunan yang ada di pasar sentral Wosi tersebut. Cepatnya api menyebar ke bangunan lain karena puluhan lapak tersebut berbahan kayu.

“Kobaran api terlihat besar sekira pukul 22.00, belum tahu persis sumber api,” katanya.

Warga pun akhirnya dengan segera membantu para pedagang untuk menyelamatkan barang dagangan sambil berusaha memadamkan api secara manual.

Api terus membesar hingga pukul 23.00 WIT, namun belum ada petugas pemadam kebakaran Pemda Manokwari yang mendatangi lokasi kejadian. Hingga setelah beberapa saat kemudian petugas pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi kejadian.

Baca Juga: 4 Narapidana Pembunuhan di Manokwari Dipindahkan ke Lapas Makassar

Akhirnya kebakaran tersebut bisa padam setelah para petugas pemadam kebakaran dan masyarakat bekerja sama memadamkan api selama 3 jam lebih.

Kobaran api yang terjadi pada Minggu malam berhasil petugas kebakaran dan masyarakat padamkan sekitar pukul 01.00 Senin dini hari. Selain pemadam kebakaran masyarakat sekitar, polisi dan BPBD juga ikut membantu untuk memadamkan api tersebut.

Tidak Ada Korban Jiwa

Sesaat setelah api padam, Kepala Polres Manokwari AKBP Dadang Kurniawan Winjaya mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Dan terkait dengan kerugian materiil akibat dari kebakaran tersebut ia perkirakan mencapai milyaran rupiah.

“Puluhan bangunan ludes terbakar, tidak ada korban jiwa namun kerugian materiil diperkirakan mencapai milyaran rupiah,” ujar Dadang di sekitar lokasi kejadian.

Puluhan bangunan yang terbakar terdiri dari 8 ruko, 30 lapak pakaian, dan 50 lapak sembako. “Keterangan sejumlah saksi warga bahwa sumber api berasal dari salah satu bangunan sejak pukul 21.30 WIT diduga akibat korsleting listrik,” katanya.

Dia juga mengatakan tim identifikasi dari Satuan Reserse Kriminal Polres Manokwari masih mengumpulkan bahan keterangan dan olah TKP.