Kebakaran Terjadi di Dua Lokasi Berbeda Kota Jayapura
beritapapua.id - Kebakaran di Kompleks Belakang Pasar Youtefa, Kelurahan Waimhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura. (foto: papuainside)

Peristiwa kebakaran terjadi di Kota Jayapura, Jumat (03/12/2021) siang. Kebakaran tersebut terjadi di dua lokasi berbeda.

Kebakaran pertama terjadi di Kompleks Belakang Pasar Youtefa, Kelurahan Waimhorock, Distrik Abepura, Kota Jayapura sekitar pukul 10.00 WIT. Api menghanguskan puluhan rumah tinggal di lokasi tersebut.

Kebakaran itu tak jauh dari lokasi sebelumnya yang terbakar pada tanggal 28/9/2021 lalu.
kebakaran kedua, terjadi di Jalan Kemiri, belakang Korem Hedam-Heram. Api mulai menghanguskan satu rumah tinggal dan kos-kosan sekitar pukul 11. 45 WIT.

Di lokasi pertama, begitu api membesar, warga panik dan berlari menyelamatkan barang-barang miliknya.

Warga juga sempat melempari mobil penyuplai karena megira mobil tersebut untuk menyemprot api.

Suardi, salah satu warga yang turut membantu pemadaman kebakaran mengatakan bahwa api berasal dari salah satu rumah warga yang kemudian semakin menyebar dan membesar akibat angin dan berdempetannya rumah warga di lokasi itu.

Material rumah yang sebagian besar dari kayu itu juga menambah kesulitan petugas untuk memadamkan api.

“Saya cuman bantu pindahkan barang-barang warga, tapi api terus menyebar karena angin, apa lagi rumah padat (berhimpitan),” ujarnya.

Kebakaran hampir bersamaan itu membuat Pemadam Kebakaran kota kewalahan. Pasalnya, petugas pemadam di lokasi pertama masih melakukan pembasahan sisa-sisa bangunan.

Kekuatan personel pemadam yang ada di lokasi pertama kemudian diperintahkan untuk menuju lokasi kedua.

Kabid Pemadam Kebakaran Kota Jayapura, Margareta Veronika Kirana,S.Sos menjelaskan bahwa rumah yang berhimpitan memang sangat berpotensi alami kebakaran.

Pemadam kebakaran pun akhirnya berhasil memadamkan api sekitar 11.15 WIT di lokasi pertama.

“Kami minta masyarakat tinggkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian,” ungkap Veronika.
Pihaknya masih mengumpulkan data terkait jumlah korban dan jumlah petak rumah yang terbakar pada lokasi pertama.

Mengerahkan Seluruh Mobil Pemadam Kebakaran

Dalam upaya memadamkan api, petugas mengarahkan seluruh mobil pemadam kota dan satu unit Water Canon (AWC) Polda Papua dan penyuplai milik Korem 172/PWY.

“Untuk penyuplai kami bersinergi dengan PDAM dan teman-teman lain,” ujarnya.

Pada lokasi kedua, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12. 35 WIT. Selain petugas pemadam, personel TNI dan warga juga ikut memadamkan api. Penyebab kebaran di dua lokasi berbeda tersebut, hingga kini belum diketahui.

Baca Juga: Pemkab Puncak Menggelar Rapat Evaluasi Dengan Manajemen PT APP

Kabid Pemadam, Margareta Veronika Kirana juga mengaku dalam proses pemadaman terkendala akses jalan.

Apa lagi, jalan yang sempit ditambah banyaknya warga yang berkerumun membuat petugas kesulitan. “Ini sulit untuk mobil kami yang harus bermanuver, keluar masuk menyuplai air.

Warga yang berkerumun juga sangat mengganggu, apa lagi mereka hanya menonton, mengambil gambar,” katanya.

Ia pun meminta semua pihak termasuk warga untuk waspada dan periksa kompor ataupun lainnya.

“Ini kan jelang akhir tahun, jadi petasan dan potensi lainnya itu harus hati-hati,” katanya lagi.