Keluar Dari Zona Degradasi, Persipura Hadapi Rintangan Berat
beritapapua.id - Persipura akan menghadapi Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1, Rabu (16/03/22). (Foto: Istimewa)

Persipura Jayapura bakal melakoni pertandingan sulit menghadapi Bhayangkara FC. Ini upaya berat untuk menyelamatkan diri dari zona degradasi BRI Liga 1 2021, Rabu (16/3/22) mendatang.

Laga tersebut akan menjadi salah satu penentu nasib tim berjulukan Mutiara Hitam di papan bawah.

Saat ini, Persipura membutuhkan kemenangan untuk bisa menjaga peluang lolos dari jerat degradasi. Mereka masih tertahan diperingkat ke-16 dengan mengoleksi 24 poin dan berjarak empat poin dari peringkat 15 (zona aman) yang diduduki Barito Putera.

Mutiara Hitam butuh keajaiban untuk bisa memetik poin dari Bhayangkara FC. Tim lawan berjuluk The Guardian itu belum pernah terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir mereka di Liga 1 dengan mencatatkan dua kemenangan dan empat hasil imbang.

Sementara Persipura, meski juga belum pernah kalah dalam tiga pertandingan terakhir, namun mereka masih memiliki problem serius dalam urusan mencetak gol. Penyelesaian akhir kerap menjadi biang kegagalan Persipura memetik tiga poin.

Sejauh ini, mereka belum juga mampu mencetak lebih dari dua gol dalam satu pertandingan. Teranyar, mereka baru saja bermain imbang tanpa gol menghadapi PSM Makassar di laga sebelumnya.

Faktor tersebut jelas akan menambah berat pekerjaan skuad Persipura jika melihat pada tren positif Bhayangkara FC yang menjadi tim keempat di Liga 1 dengan pertahanan terbaik.

Belum Bisa Maksimalkan Peluang

Salah satu legenda Mutiara Hitam, Eduard Ivakdalam pun mengakui mantan timnya itu belum maksimal dalam memanfaatkan peluang. Edu, sapaan akrabnya, berharap Persipura bisa segera membenahi penyelesaian akhir jika ingin mendapatkan poin di empat laga sisa.

“Masalah yang dihadapi saat ini adalah penyelesaian akhir, padahal kita lihat Persipura selalu mendominasi pertandingan dengan menguasai ball possession. Itu yang harus segera dibenahi,” kata Edu, Minggu (13/3/22).

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Drastis Dalam Sehari

Pelatih Persipura, Angel Alfredo Vera juga menyadari jika timnya masih lemah dalam penyelesaian akhir. Padahal, ia menyebut timnya selalu melakukan simulasi finishing.

“Saya tidak tahu kenapa, mungkin kita buru-buru atau bagaimana, kita juga harus lebih sabar dan tenang untuk mencetak gol,” kata Vera.

Tapi, juru taktik asal Argentina itu sendiri masih optimis timnya bisa selamat dari degradasi.

“Kita akan berusaha terus dan saya masih optimis kita masih punya empat laga terakhir dan kita akan berjuang untuk bisa keluar dari zona degradasi,” ujarnya.

Duel kontra Bhayangkara FC dalam enam pertemuan terakhir tak menguntungkan Persipura. Sejak bertemu pada September 2017, Bhayangkara masih terlalu perkasa untuk Persipura dengan menorehkan lima kemenangan dan hanya sekali kalah.