Kembali Terjadi Pengeroyokan Wasit Futsal di Timika
beritapapua.id - Koni Mimika. (Foto: Detik)

Telah terjadi lagi kasus pengeroyokan wasit futsal oleh salah satu tim saat memimpin pertandingan, Puluhan warga Amungme -Kamoro melaporkan tragedi ini ke Polsek Mimika baru, Jl. C Heatubun Timika-Papua.

“Wasit ini adalah aset kami orang Papua, wasit terbaik, kami akan mendukung penuh proses hukum, tanpa perdamaian,” kata juru bicara Organisasi Kaum Intelektual Amungme-Kamoro, Yohanis Kemong, saat ditemui di Polsek Mimika Baru, Rabu (2/2/22).

Sementara itu, Kanit Reserse dan Kriminal Polsek Mimika Baru Ipda Yusran telah memanggil kedua belah pihak. Menurut Yusran, korban tetap ingin kasus tersebut berlanjut.

Baca Juga: Gubernur Anies Baswedan: PTM di Jakarta Tidak Bisa Dihentikan

“Ini kasus kan sudah viral, sudah menjadi perhatian, tadi kami melakukan mediasi, mendengar dari kedua belah pihak, dari pihak korban mau kasus ini tetap dilanjutkan ke proses hukum, sehingga kami akan mempersiapkan untuk tahapan hukum,” Kata Yusran.

Yusran menambahkan beberapa saksi akan diperiksa. Yusran menyebut, dalam waktu 1×24 jam, akan ada tersangka.

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Minggu (30/1) kemarin. Wasit bernama Marselus Kelanangame (32) menjadi korban pemukulan pemain futsal saat pertandingan yang digelar DPPU Pertamina Timika. Tim yang bertanding saat itu adalah Tim Amor melawan Tim Nusantara. Marselus diduga dianiaya pemain dari Tim Nusantara.

KONI Mimika mengatakan saat itu pertandingan tengah berjalan pada 1 menit terakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Amor.

Kala itu Tim Futsal Nusantara FC melakukan pelanggaran dengan mendekap pemain Amor dari belakang. Maka wasit meniup peluit terjadi pelanggaran.

Namun salah satu pemain Nusantara justru memasukkan bola ke gawang Amor. Beberapa pemain Nusantara mengejar wasit dan memukul wajah wasit karena tak terima gol dianulir.